Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Bahas Aturan Baru, Pimpinan DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Perpres Ojol

Bahas Aturan Baru, Pimpinan DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Perpres Ojol
Ketua DPR Puan Maharani.
Selasa, 18 Agustus 2026 16:41 WIB

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengonfirmasi adanya pertemuan antara pimpinan dewan dengan perwakilan pemerintah untuk membahas draf rancangan Peraturan Presiden (Perpres) terkait ojek online (ojol), Selasa (18/8/2026).

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di ruang rapat pimpinan DPR, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan. Agenda ini dipimpin secara langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Cucun. Puan menyampaikan informasi ini di hadapan awak media seusai merampungkan rapat paripurna di Gedung Nusantara II.

"Saat ini, tadi Pak Dasco dan Pak Cucun sedang melakukan rapat koordinasi dengan perwakilan dari pemerintah terkait dengan Ojol tersebut," jelasnya.

Pembahasan dalam pertemuan itu berfokus pada rincian regulasi yang akan dimasukkan ke dalam draf Perpres. Proses koordinasi ditujukan untuk menghasilkan kesepakatan yang mengakomodasi seluruh pihak terkait.

"Jadi sesegera mungkin jika kemudian sudah didapatkan hal-hal sesuai dengan keputusan yang terbaik tentu saja itu bisa segera diproses oleh pemerintah, ini sekarang lagi sedang melakukan rapat," urainya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww