Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Bernardo Tavares Genjot Fisik dan Kontrol Emosi Persebaya

Bernardo Tavares Genjot Fisik dan Kontrol Emosi Persebaya
Persebaya Surabaya. (Ileague.id)
Rabu, 19 Agustus 2026 20:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan teknis dan kondisi fisik seluruh anggota skuad demi menyongsong laga pembuka Super League 2026/2027. Evaluasi mendalam dilakukan jajaran pelatih agar performa tim bisa optimal saat menantang Bhayangkara Presisi Lampung FC, 5 September 2026 mendatang.

Langkah percepatan kondisi ketahanan stamina dan pemulihan fisik menjadi perhatian utama pelatih Persebaya, Bernardo Tavares dalam sisa masa persiapan. Pendekatan latihan intensif diterapkan guna memastikan ketahanan bertanding para pemain terjaga secara konsisten selama 90 menit.

"Satu hal yang bisa saya katakan adalah mereka akan menjalani pemulihan, mendapatkan istirahat beberapa hari, dan setelah itu mari kita lihat siapa yang kondisinya baik untuk meningkatkan stamina, fisik, serta kondisi mental," ujar Tavares.

Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut juga menggarisbawahi pentingnya tingkat kedisiplinan dan kendali emosi saat para pemain berada di atas lapangan hijau. Sikap terlalu emosional terhadap setiap keputusan wasit dinilai berisiko merugikan skema serta strategi permainan tim secara keseluruhan.

"Terkadang kita terlalu emosional dengan keputusan wasit, dan saya percaya jika kita terlalu emosional, kita akan mendapatkan banyak kartu kuning dan kita harus bisa mengontrol hal ini juga," tutur pelatih berusia 46 tahun itu.

Sektor organisasi taktik, seperti transisi permainan dan skema bola mati, terus dimatangkan melalui pendekatan sesi latihan kolektif maupun sesi pemutaran video individual. Tim pelatih bertekad mengikis setiap celah kelalaian agar tim tidak kehilangan fokus mendasar sewaktu laga berjalan.

"Saat bola keluar, tetap fokus, jangan membelakangi bola karena lawan bisa melakukan lemparan kedalam dengan cepat. Hal-hal seperti ini penting untuk dilatih, baik organisasi penyerangan, pertahanan, transisi, hingga skema bola mati," tambah Tavares.

Pentingnya pembenahan detail taktis dan konsentrasi bertanding menjelang kickoff kompetisi resmi turut diamini oleh salah satu pilar senior Persebaya, Rachmat Irianto. Ia menegaskan bahwa rangkaian uji coba memberikan banyak pelajaran berharga untuk meminimalkan kekeliruan saat laga resmi tiba.

"Di pertandingan pramusim, banyak kekurangan dan banyak juga hal-hal yang bagus untuk tim. Jadi, ini bisa menjadi pembelajaran buat tim untuk ke depannya sebelum mematangkan persiapannya di Liga Indonesia," kata mantan pemain Persib tersebut.

Guna memaksimalkan program persiapan secara intens, tim asal Kota Pahlawan itu menggelar pemusatan latihan di Thailand hingga 27 Agustus mendatang. Selama di Negeri Gajah Putih tersebut, Bajul Ijo menggelar latihan tertutup sebagai persiapan pertandingan menantang The Guardians, julukan Bhayangkara FC. ***

wwwwww