Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
17 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
16 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
13 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  e-Sports

Hadiri Muktamar NU, Prabowo Serukan Berani Berantas Korupsi

Hadiri Muktamar NU, Prabowo Serukan Berani Berantas Korupsi
Presiden, Prabowo Subianto
Kamis, 27 Agustus 2026 21:28 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti isu pemberantasan korupsi saat memberikan pidato pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Ia menyebut praktik lancung tersebut telah menyebabkan banyak kekayaan negara hilang.

"Kita harus berani memberantas korupsi karena korupsi ini yang mengakibatkan banyak kekayaan kita hilang, dibawa lari ke luar negeri," tegas Prabowo dalam siaran resmi Sekretariat Presiden.

Penghematan Ratusan Triliun

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengkalkulasi, jika kebocoran akibat korupsi dapat diselesaikan, triliunan rupiah uang negara bisa diselamatkan. Ia menyebut pemerintah saat ini terus berupaya menutup celah tersebut guna menjaga stabilitas keuangan.

"Dari penghematan-penghematan kita, sudah ratusan triliun yang bisa kita hemat," jelasnya.

Dana hasil efisiensi tersebut kemudian dialokasikan untuk membiayai berbagai program perlindungan sosial. Bantuan difokuskan bagi kelompok masyarakat miskin dan tidak berdaya.

Apresiasi untuk Nahdlatul Ulama

Kehadiran kepala negara di forum tertinggi organisasi Islam tersebut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ia menyebut kedatangan presiden merupakan bentuk penghormatan atas peran sejarah NU.

"Presiden menaruh penghormatan yang besar terhadap kontribusi para ulama, kiai, santri, dan seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama bagi bangsa dan negara," papar Teddy. Ia menambahkan bahwa organisasi tersebut telah menjadi pilar penting bangsa selama lebih dari satu abad.

Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset

Di waktu yang bersamaan dengan kunjungan tersebut, elemen masyarakat dari berbagai daerah menggelar unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta. Massa menyuarakan tuntutan utama agar wakil rakyat segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta menjatuhkan hukuman mati bagi para koruptor.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tempo.co
Kategori:e-Sports, Nasional, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww