Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  SEA Games

DPRD DKI Pastikan Penundaan Anggaran BPJS Tak Kurangi Kualitas Layanan

DPRD DKI Pastikan Penundaan Anggaran BPJS Tak Kurangi Kualitas Layanan
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin.
Jum'at, 04 September 2026 16:31 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin memastikan penundaan anggaran BPJS sebesar Rp423,19 miliar tidak akan berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

‎Hal itu disampaikan Suhud seusai rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, Jumat (4/9/2026). Menurut dia, rapat Banggar kali ini hanya merupakan peninjauan ulang terhadap hasil rapat sebelumnya.

‎
‎"Rapat Banggar hari ini sebetulnya merupakan review ulang terhadap rapat Banggar sebelumnya. Tidak ada perubahan angka maupun pergeseran kegiatan," kata Suhud.
‎
‎Terkait anggaran BPJS, Suhud menegaskan, yang terjadi bukan pengurangan anggaran, melainkan penundaan. Dia, meminta pihak eksekutif memastikan penundaan tersebut tidak berujung pada pengurangan layanan BPJS bagi masyarakat.
‎
‎"Kita ingin memastikan bahwa penundaan anggaran itu tidak mengurangi pelayanan BPJS," ujarnya.
‎
‎Selain itu, DPRD meminta agar proses revisi data penerima BPJS dilakukan melalui mekanisme yang tepat sasaran. Suhud mengingatkan agar proses cleansing atau pemutakhiran data tidak justru menghapus kepesertaan warga yang masih membutuhkan bantuan pemerintah.
‎
‎"Kita berharap warga yang tidak berhak mendapatkan BPJS bisa disortir melalui cleansing. Jangan sampai proses cleansing data mengenai warga yang memang membutuhkan," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:SEA Games, Automotif, DKI Jakarta
wwwwww