Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Voli

Dua Kali Ganti Menkeu Era Prabowo, Bahlil Ingatkan 'Itu Hak Prerogatif Presiden'

Dua Kali Ganti Menkeu Era Prabowo, Bahlil Ingatkan Itu Hak Prerogatif Presiden
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Rabu, 16 September 2026 13:00 WIB

JAKARTA - Perombakan kabinet kembali mewarnai jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah Suahasil Nazara resmi menduduki kursi Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Merespons dinamika pergantian pejabat negara tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengingatkan bahwa keputusan itu sepenuhnya berada di bawah kendali presiden.

Bahlil menyampaikan pandangannya ketika berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Ia memandang publik dan jajaran pemerintahan perlu menghargai apa pun langkah yang diambil oleh presiden terkait komposisi kabinet.

"Menyangkut reshuffle, itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden, ya," terangnya kepada wartawan.

Ia menggarisbawahi bahwa posisi menteri dan wakil menteri adalah jabatan yang pengangkatan maupun pemberhentiannya bisa terjadi sewaktu-waktu sesuai penilaian pimpinan tertinggi.

"Setiap menteri, setiap wakil menteri, setiap anggota kabinet diangkat atau diberhentikan, kita harus hargai hak prerogatif Bapak Presiden, ya," imbuhnya.

Suahasil Nazara sendiri telah merampungkan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026) lalu. Rotasi ini tercatat sebagai pergantian kedua di pucuk pimpinan Kementerian Keuangan. Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya dilantik pada 8 September 2025 guna mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Sri Mulyani.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Voli, KONI, DKI Jakarta
wwwwww