Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Menpora Erick Hormati Proses Hukum CAS Terkait Rizki Tidak Tampil

Menpora Erick Hormati Proses Hukum CAS Terkait Rizki Tidak Tampil
Menpora Erick Thohir dan CdM Todotua Pasaribu. (Kemenpora)
Minggu, 27 September 2026 21:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menanggapi perkembangan terbaru terkait lifter Indonesia, Rizki Juniansyah, yang dipastikan tidak dapat bertanding pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah Court of Arbitration for Sport (CAS) menolak permohonan untuk mencabut provisional suspension yang dijatuhkan International Weightlifting Federation (IWF).

Menpora Erick mengatakan pemerintah menghormati keputusan CAS serta proses persidangan yang masih berlangsung. Ia meminta seluruh pihak tidak berspekulasi mengenai substansi perkara karena proses pemeriksaan pokok perkara masih berjalan.

“Saya sudah mendapatkan laporan mengenai perkembangan kasus yang dialami Rizki Juniansyah. Kita tentu menyayangkan Rizki tidak bisa bertanding di Asian Games kali ini. Perlu digarisbawahi bahwa sangkaan terhadap Rizki bukan soal penggunaan substansi terlarang, tapi soal pelaporan kehadiran atau whereabouts. Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan di CAS dan tidak berspekulasi mendahului keputusan akhir dari proses tersebut,” ujar Menpora Erick.

Menurut Menpora, yang terpenting saat ini adalah memastikan Rizki mendapatkan pendampingan dan dukungan yang diperlukan selama menjalani proses. Kemenpora akan terus berkoordinasi dengan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dan PABSI (Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia) untuk mengawal perkembangan kasus.

“Kemenpora terus berkoordinasi dengan KOI dan PABSI untuk mengawal bersama proses kasus ini. Kita ingin memastikan Rizki mendapatkan pendampingan yang maksimal dan dapat menjalani proses ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Menpora.

Menpora memahami bahwa ketidakhadiran Rizki menjadi kehilangan bagi kontingen Indonesia, mengingat Rizki merupakan salah satu atlet andalan nasional dan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024.

“Tentu kita semua kecewa karena Rizki tidak bisa tampil di Asian Games. Dia adalah atlet yang sudah memberikan prestasi besar untuk Indonesia. Tetapi perjuangan seorang atlet tidak berhenti hanya karena satu kompetisi. Sekarang kita harus memberikan dukungan agar dia bisa menghadapi proses kasus ini dengan baik,” katanya.

Menpora juga meminta Rizki untuk tetap menjaga fokus dan semangat. Menurutnya, pemerintah bersama pemangku kepentingan olahraga akan terus memberikan dukungan sesuai dengan koridor hukum dan aturan yang berlaku.

“Pemerintah, KOI, PABSI, dan seluruh masyarakat olahraga Indonesia tentu memberikan dukungan untuk Rizki. Jalani prosesnya dengan baik, hormati mekanismenya, dan kita akan kawal bersama,” tegas Menpora.

Ia pun berharap proses peradilan di CAS yang dijalani Rizki dapat segera usai dengan hasil terbaik, sehingga atlet tersebut dapat kembali fokus pada karier dan perjalanan prestasinya.

“Kita berharap proses ini bisa berjalan dengan baik. Kami ingin Rizki tetap memiliki masa depan yang panjang sebagai atlet dan terus bisa memberikan prestasi untuk Merah Putih,” pungkasnya. ***

wwwwww