Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Umum

Kampanye di Tennessee, Donald Trump Wacanakan Ubah Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Kampanye di Tennessee, Donald Trump Wacanakan Ubah Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump
Presiden AS Donald Trump.
Senin, 12 Oktober 2026 15:29 WIB

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan gagasan terkait perubahan nama sejumlah lokasi geografi penting dunia. Ia mengusulkan agar Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik diganti namanya menjadi Samudra Trump atau Samudra Amerika.

Gagasan tersebut disampaikan secara langsung saat menghadiri kampanye Partai Republik di Tennessee, Sabtu (10/10/2026). Kehadirannya di wilayah tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda menjelang pemilihan umum sela AS.

Rencana Mengubah Nama Lokasi Penting

Dalam pidatonya, Trump secara terbuka menceritakan kebiasaannya yang kerap memikirkan perubahan nama tempat-tempat penting. Ia mencontohkan keinginannya merombak Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika serta Danau Ontario menjadi Danau Amerika.

"Kita memiliki Teluk Meksiko, dan suatu hari, orang-orang mengira saya bercanda, saya berkata, tahukah Anda, menurut saya, kita sebaiknya menamainya Teluk Amerika, bukan," sebutnya.

Meski demikian, ia mengaku tidak berminat mengotak-atik nama Sungai Hudson. Hal tersebut dikarenakan ia masih sangat menghargai jasa penjelajah asal Inggris, Henry Hudson yang menelusuri aliran sungai itu pada tahun 1609 silam.

Alasan Pertahankan Nama Sungai Mississippi

Trump kemudian menegaskan bahwa negaranya harus memiliki identitas samudra dan sungai yang besar sebelum masa jabatannya berakhir. Ia pun secara spontan mempertimbangkan penggantian nama perairan terbesar di dunia tersebut.

"Jadi, saya sempat berpikir soal Atlantik atau Pasifik. Kita namai saja Samudra Trump atau Samudra Amerika, atau semacam itulah," cetusnya.

Di sisi lain, ia memastikan nama Sungai Mississippi akan tetap dipertahankan meskipun memiliki rencana untuk merombak penamaan geografis lainnya. Ia mengaku memiliki ikatan tersendiri serta rekam jejak kemenangan politik yang mendominasi di negara bagian itu.

"Sekarang, saya tidak ingin mengubah nama Mississippi. Saya cinta Mississippi. Kita menang telak di negara bagian itu," pungkasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Umum
wwwwww