Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
20 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
20 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
19 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
19 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
20 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
20 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa

Koma 4 Bulan Akibat Strok, Ibu Lahirkan Bayi Sehat Lewat Caesar

Koma 4 Bulan Akibat Strok, Ibu Lahirkan Bayi Sehat Lewat Caesar
Ilustrasi. (dream)
Minggu, 08 September 2019 14:56 WIB
CEKO - Pada 15 Agustus 2019, seorang ibu di Ceko yang koma selama 117 hari (empat bulan), secara ajaib melahirkan bayi perempuan yang sehat melalui operasi caesar.

Dikutip dari dream.co.id, wanita ini mengalami serangan strok pada awal April 2019 hingga membuat otaknya mengalami pendarahan berat dan tak lagi berfungsi.

Ibu tersebut dirawat di Brno's University Hospital selama 117 hari. Selama itu, berbagai alat bantu dipasang di tubuhnya. Obat dan nutrisi juga dimasukkan melalui infus agar kehamilannya bisa dipertahankan.

Segala usaha tim dokter berhasil. Janin ibu itu bertahan dan bisa dilahirkan melalui operasi caesar di usia kehamilan 34 minggu. Bayi tersebut memiliki bobot 2,1 kg dan kini sudah bersama sang ayah, seperti dikutip laman New York Times.

Setelah sang bayi lahir, alat-alat untuk menunjang kehidupannya dilepas dan ia meninggal dunia.

''Ini sebuah kasus yang luar biasa, seluruh keluarga bekerja sama. Tanpa mereka hasilnya tak akan seperti ini,'' ujar Pavel Ventura, Kepala Divisi Obstetri dan Ginekologi Brno's University Hospital, seperti dikutip dari Asiaone.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww