Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
2
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
Politik
17 jam yang lalu
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
3
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
Umum
17 jam yang lalu
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
4
Langgar Administrasi, Kemenag RI Copot Rektor UIN Suska
Peristiwa
16 jam yang lalu
Langgar Administrasi, Kemenag RI Copot Rektor UIN Suska
5
Kabar Gembira dari Gus Menteri, Pendamping Desa Tak Perlu Kuatir soal Kontrak Kerja
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Kabar Gembira dari Gus Menteri, Pendamping Desa Tak Perlu Kuatir soal Kontrak Kerja
6
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021
Politik
20 jam yang lalu
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021

Gadis 12 Tahun Muntah-muntah, Sang Ibu Membawa ke RS, Ternyata Dihamili Ayahnya

Gadis 12 Tahun Muntah-muntah, Sang Ibu Membawa ke RS, Ternyata Dihamili Ayahnya
Ilustrasi korban pencabulan. (dok)
Kamis, 26 September 2019 10:03 WIB
TRENGGANU - Seorang gadis berusia 12 tahun di Kuala Trengganu, Malaysia, menjadi korban pemerkosaan sehingga hamil. Parahnya, pelakunya ternyata ayah kandungnya.

Dikutip dari poskotanews.com, yang melansir Berita Harian, World of Buzz melaporkan, ayah bejat berusia 41 tahun itu diadili di pengadilan Kuala Terengganu. Ia didakwa dalam kasus perkosaan terhadap putrinya pada Juli sampai Agustus sekira pukul 03.00 hingga 04.00 waktu setempat di rumah mereka di Kuala Terengganu.

Selain itu, ia juga didakwa dalam kasus perkosaan pada dini hari 17 Agustus lalu.

Pria itu terancam hukuman lebih dari 30 tahun penjara dan akan menjalani hukuman cambuk. Dia memohon agar tidak dinyatakan bersalah memerkosa putrinya sendiri.

Perkosaan mengerikan ini baru terungkap ketika anak perempuan itu merasa mual yang luar biasa, sehingga ia muntah-muntah. Sang ibu kemudian membawa putrinya ke rumah sakit (RS) untuk berobat. Dia kaget, saat dokter memberi tahu bahwa putri kecilnya itu tengah hamil 7 minggu.

Sang ibu segera selanjutnuya melapor ke kantor polisi. Ia meminta polisi menangkap suaminya.

Dalam pemeriksaan diketahui bahwa bapak tak bermoral itu beraksi saat istrinya pergi ke rumah orangtuanya. Pemeriksaan urine menunjukkan pria itu mengonsumsi obat terlarang, karena urine-nya mengandung metamfetamin.

Dalam sidang itu, terdakwa mengaku tak bersalah telah memerkosa putri kandungnya. Pengadilan tak mengiznkannya membayar uang jaminan. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww