Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
19 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
23 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
23 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
23 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
23 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
23 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI

Gubernur Imbau Warga Sumbar di Kampung dan Rantau Bantu Pemulangan Perantau Minang dari Wamena, Butuh Rp4,5 Miliar

Gubernur Imbau Warga Sumbar di Kampung dan Rantau Bantu Pemulangan Perantau Minang dari Wamena, Butuh Rp4,5 Miliar
Rumah-rumah warga dibakar massa saat kerusuhan di Wamena, Senin lalu. (int)
Sabtu, 28 September 2019 11:43 WIB
PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengimbau warga Sumbar yang berada di kampung di perantauan membatu pemulangan sekitar 900 perantau Minang dari Wamena, Jayawijaya, Papua.

Dikutip dari republika.co.id, Irwan Prayitno mengatakan, para ASN di lingkungan Pemprov Sumbar sudah mulai mengumpulkan dana untuk membantu biaya pemulangan perantau Minang dari Wamena tersebut.

''Diharapkan ASN di kabupaten dan kota juga mengikuti. Masyarakat di kampung dan di rantau juga bisa mengirimkan bantuan,'' katanya di Padang, Sabtu (28/9).

Kepedulian semua pihak sangat diharapkan Irwan, karena biaya pemulangan perantau dari Wamena itu cukup besar. Berdasarkan informasi dari Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua, Zulhendri Sikumbang, sementara ini ada sekitar 327 kepala keluarga perantau Minang di Wamena yang ingin pulang.

Dengan estimasi tiga orang per keluarga, ada 900 orang lebih yang harus dibantu kepulangannya. Harga tiket pesawat dari Papua-Padang diperkirakan Rp5 juta per orang. Jadi setidaknya butuh Rp4,5 miliar untuk membiayai pemulangan para perantau itu.

Irwan mengatakan Pemprov Sumbar sudah membuka rekening khusus untuk membantu perantau di Wamena tersebut. Siapapun yang bersedia membantu bisa mengirimkan bantuan ke rekening Bank Nagari 2101.0210.07340-3 atas nama Sumbar Peduli Sesama.

Nasib perantau Minang di Wamena saat ini, katanya, masih simpang siur. Informasi terakhir, sebagian besar termasuk wanita dan anak-anak masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Untuk memastikan kondisinya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit bersama sejumlah perwakilan OPD langsung diutus ke Papua. Rombongan itu juga membawa sedikit bantuan yang sempat terkumpul sebelum keberangkatan.

''Dari hasil pertemuan nanti diharapkan akan didapat informasi pasti kondisi dan berapa orang warga Sumbar di sana yang ingin pulang namun tidak punya biaya lagi,'' katanya.

Sebelumnya diberitakan, sembilan perantau asal Pesisir Selatan, Sumbar, meninggal akibat kerusuhan di Wamena. Delapan jenazah sudah dipulangkan dan dikuburkan di kampung halaman.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww