Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Banyak Masyarakat Terjebak Pinjaman Online, Ini Catatan DPR Untuk APFI dan OJK
Politik
14 jam yang lalu
Banyak Masyarakat Terjebak Pinjaman Online, Ini Catatan DPR Untuk APFI dan OJK
2
Jumlah Pasien Covid Tak Imbang dengan Jumlah Nakes, Negara Wajib Hadir
Politik
14 jam yang lalu
Jumlah Pasien Covid Tak Imbang dengan Jumlah Nakes, Negara Wajib Hadir
3
Pemerintah Didesak Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris
Peristiwa
13 jam yang lalu
Pemerintah Didesak Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris
4
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
Kesehatan
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Tegas dan Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan
5
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
Peristiwa
12 jam yang lalu
Selalu Gratiskan Biaya Berobat Santri, Dr Andriani Wafat saat Gempa Guncang Mamuju
6
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Sinergikan SDGs, Gus Menteri Minta Desa Lakukan Pendataan secara Mikro

Tangki Mobil Mengisi BBM Bocor, SBPU Bukit Ambacang Nagari Gadut Terbakar Tadi Malam

Tangki Mobil Mengisi BBM Bocor, SBPU Bukit Ambacang Nagari Gadut Terbakar Tadi Malam
SBPU Bukit Ambacang Nagari Gadut terbakar Ahad malam. (youtube)
Senin, 14 Oktober 2019 07:58 WIB
BUKITTINGGI - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bukit Ambacang, Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terbakar Ahad (13/10) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

Kebakaran diduga disebabkan kebocoran pada tangki mobil Suzuky Carry yang melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).

''Diduga tangki kendaraan bocor berakibat tiba-tiba muncul api. Kami masih selidiki bagaimana pastinya. Pemilik kendaraan sudah diamankan di Polres Bukittinggi,'' kata Kepala Kepolisian Resor Kota Bukittinggi AKBP Imam Pribadi Santoso, di Bukittinggi, Ahad (14/10) malam, seperti dikutip dari merdeka.com.

Imam mengatakan, kepolisian masih menyelidiki apakah tangki mobil Suzuky Carry yang terbakar, sehingga menyebabkan SPBU terbakar, masih standar pabrik atau sudah dimodifikasi oleh pemiliknya.

Kebakaran terjadi ketika pemilik kendaraan itu usai mengisi bahan bakar jenis premium. Sempat terdengar tiga kali ledakan dan mengakibatkan dua pos pengisian bahan bakar jenis pertalite dan premium hangus terbakar.

Kepolisian saat ini juga menunggu keterangan dua saksi, yaitu petugas SPBU yang syok akibat kebakaran itu, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

''Dua orang saksi perempuan dibawa ke rumah sakit. Informasi sementara tidak mengalami cedera, hanya kaget karena kejadian ini. Kami akan minta keterangan mereka,'' katanya lagi.

Proses pemadaman dibantu oleh delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Agam, Bukittinggi dan Padang Panjang. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat pemadaman suasana di lokasi juga ramai oleh warga yang penasaran dan ingin mengabadikan peristiwa itu menggunakan telepon genggam, sehingga sempat menghambat kerja petugas pemadam kebakaran.

''Kami imbau sementara waktu masyarakat jangan dekati dulu SPBU itu, kami sudah memasang garis polisi di sana,'' katanya. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww