Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
Hukum
22 jam yang lalu
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
2
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
3
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
4
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
5
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
Hukum
21 jam yang lalu
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
6
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah

653 Pemukim Yahudi Didukung Polisi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

653 Pemukim Yahudi Didukung Polisi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Kompleks Masjid Al-Aqsa. (republika.co.id)
Senin, 21 Oktober 2019 07:38 WIB
YERUSALEM - Sekitar 653 pemukim Yahudi didukung polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Alqsa di Yerusalem, Palestina, Ahad (20/10/2019) dini hari.

''Sekitar 653 pemukim (Yahudi) yang didukung oleh polisi Israel menyerbu kompleks Al-Aqsa sejak dini hari,'' kata sumber di Otoritas Keagamaan yang dikelola Yordania dan bertanggung jawab mengawasi situs-situs suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem, dikutip dari republika.co.id yang melansir Anadolu Agency.

Aksi penyerbuan itu sempat menyebabkan umat Muslim di sekitar kompleks Al-Aqsa terlibat pertikaian dengan pasukan Israel. Aksi penyerangan dilaporkan sempat dilakukan aparat Israel terhadap jamaah.

Ads

Para pemukim Yahudi mendatangi kompleks Al-Aqsa untuk merayakan Sukkot, yakni hari libur Yahudi selama sepekan yang berakhir pada Ahad. Palestina telah mengecam kesewenang-wenangan para pemukim Yahudi dalam memasuki kompleks Al-Aqsa.

Juru bicara kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh menganggap Israel bertanggung jawab atas penyerbuan pemukim Yahudi ke Al-Aqsa. Dia memperingatkan tindakan seperti itu dapat memantik konflik agama di Yerusalem.

''Abu Rudeineh menekankan dalam sebuah pernyataan perlunya untuk menghentikan pelanggaran Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, menekankan bahwa itu adalah garis merah yang tidak dapat ditoleransi dalam menghadapi serangan berulang-ulang di tempat suci ini oleh pasukan pendudukan dan para pemukimnya,'' kata kantor berita Palestina WAFA dalam laporannya.

Belum ada komentar atau pernyataan dari Israel mengenai aksi penggerudukan para pemukim Yahudi ke kompleks Al-Aqsa.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww