Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
20 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
19 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
19 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara

Datang ke Istana Tadi Pagi, Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu Ternyata Tak Diundang Jokowi

Datang ke Istana Tadi Pagi, Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu Ternyata Tak Diundang Jokowi
Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu alias Tetty Paruntu datang ke Istana Kepresiden, Jakarta, Senin (21/10) pagi. (kompas.com)
Senin, 21 Oktober 2019 15:13 WIB
JAKARTA - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu alias Tetty Paruntu datang ke Istana Kepresiden, Jakarta, Senin (21/10) pagi. Ternyata, kedatangan Tetty ke Istana bukan atas undangan Presiden Jokowi (Jokowi).

Dikutip dari kompas.com, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Mahmudin mengatakan, Tetty datang ke Istana karena diusulkan Partai Golkar sebagai menteri.

Saat berada di dalam kompleks Istana, ia bertemu dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang sudah lebih dulu masuk lewat pintu samping.

''Tadi ada Ibu Tetty usul dari partai Golkar. Beliau bertemu Pak Airlangga,'' kata Bey kepada wartawan, Senin siang.

Selesai bertemu dengan Airlangga, menurut Bey, Tetty langsung meninggalkan Istana. Kendati demikian Tetty tak terpantau keluar lewat pintu tempat awak media menunggu.

''(Tetty) tidak bertemu dengan Jokowi. Yang bertemu hanya Pak Airlangga,'' ucap Bey.

Namun Bey tak menjelaskan alasan kenapa Tetty tak ikut bertemu Jokowi. Ia hanya menegaskan bahwa Tetty tak diundang oleh Presiden.

''Tidak diundang,'' ucap Bey.

Sementara itu, Airlangga tak menjelaskan secara gamblang soal kedatangan Tetty dan kenapa kadernya tak ikut bertemu Presiden.

''Ya tentu karena beliau sebagai bupati banyak hal yang dibahas. Tetapi juga belum tentu dengan Pak Presiden,'' kata Airlangga.

Tetty sendiri bergabung dengan Golkar sejak 2007. Sejumlah jabatan pun pernah dipegang, mulai dari fungsionaris DPP hingga Wakil Bendahara I DPD Partai Golkar Sulawesi Utara.

Pada pertengahan tahun ini, ia pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus penerimaan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww