Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
22 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
3 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
20 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
4
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
17 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
5
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
6
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
17 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP

Jadi Mendikbud di Usia 35 Tahun, Nadiem Makarim Diajari Pidato Ala Pejabat Hingga Nggak Sadar Ada Ajudan

Jadi Mendikbud di Usia 35 Tahun, Nadiem Makarim Diajari Pidato Ala Pejabat Hingga Nggak Sadar Ada Ajudan
Mendikbud Nadiem Makarim dan eks Mendikbud Muhadjir Effendy. (Suara.com/Ria Rizki)
Rabu, 23 Oktober 2019 19:45 WIB
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjadi menteri termuda dalam kabinet Indonesia Maju di masa kedua pemerintah Joko Widodo. Pria berumur 35 tahun itu tidak pernah di pemerintahan, karenanya hari pertamanya jadi Mendikbud, Nadiem pun canggung.

Masuk ke dalam pemerintahan menjadi pengalaman pertama bagi seorang Nadiem Makarim. Menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk periode 2019-2024, Nadiem mengaku mengaku tidak sadar kalau saat ini harus diikuti seorang ajudan.

Usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, mantan CEO Gojek Indonesia itu langsung berangkat menuju Gedung Kemendikbud untuk melakukan prosesi serah terima jabatan dengan Muhadjir Effendi, Mendikbud periode 2014-2019.

Dalam pidato perdananya, Nadiem sempat mengikuti arahan Muhadjir untuk membuka pidatonya dengan mengucapkan salam ala-ala pejabat berpidato.

"Begini ya, pak?," kata Nadiem di Graha Utama Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

Lalu Nadiem tiba-tiba bercerita rasa canggungnya menjadi seorang menteri. Ia sempat bertanya kepada ajudan yang mendampinginya.

"Tadi saja langsung masuk mobil (terus) pas keluar baru sadar, (Nadiem bertanya) 'bapak siapa? (ajudan menjawab) 'Oh, saya ajudan bapak' (Nadiem menimpali) 'Oh iya," ujarnya sambil terkekeh-kekeh.

Sehabis itu Nadiem pun menyampaikan permohonan maaf karena minimnya pengalaman di kalangan pemerintahan. Ia pun tak segan untuk belajar bagaimana menjadi seorang menteri.

"Saya mohon maaf saya dari sisi formalitas saya masih harus belajar," tandasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:suara.com
Kategori:Ragam

wwwwww