Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
Politik
18 jam yang lalu
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
2
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
17 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
3
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
14 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
4
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
Sepakbola
21 jam yang lalu
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
5
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Hukum
17 jam yang lalu
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
6
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat
Ekonomi
14 jam yang lalu
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat

Ibu Muda Berusia 15 Tahun Dipukul Hingga Pingsan, Saat Siuman Sudah Tanpa Busana dan Ditindih

Ibu Muda Berusia 15 Tahun Dipukul Hingga Pingsan, Saat Siuman Sudah Tanpa Busana dan Ditindih
Ilustrasi korban pelecehan seksual. (dok)
Senin, 28 Oktober 2019 06:16 WIB
POLEWALI MANDAR - B, wanita berusia 15 tahun menjadi korban penganiayaan dan pelecehan seksual di rumahnya, di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Ahad (27/10/19), sekitar pukul 11:00 Wita.

Dikutip dari detik.com, kejadian itu bermula saat ibu muda tersebut sedang mengasuh anaknya di rumah. Tiba-tiba didatangi dua pria bertopeng. Satu pelaku mengambil anak korban yang berada dalam ayunan, sementara pelaku lainnya memukul punggung korban sehingga pingsan.

Setelah siuman, korban sangat kaget karena mendapati dirinya tanpa busana dan seorang pelaku berada di atas tubuhnya atau tengah menindihnya.

''Korban sempat berontak, namun para pelaku sengaja menyalakan radio di rumah korban dengan suara keras, agar warga tidak curiga jika terjadi sesuatu di rumah korban,'' ujar anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Nasruddin kepada wartawan melalui pesan di ponsel.

Kedua pelaku juga menyeret dan memotong rambut korban menggunakan parang. Hal itu dilakukan setelah korban sadarkan diri.

''Setelah itu kedua pelaku langsung melarikan diri melewati jendela di bagian belakang rumah,'' kata Nasruddin.

Usai kejadian, korban langsung menghubungi suaminya yang saat kejadian sedang berada di luar. Korban juga melaporkan ke polisi dan menjalani visum di Puskesmas Campalagian.

''Belum bisa pastikan apakah korban sempat diperkosa atau tidak, kita masih menunggu hasil visum dari dokter,'' kata Kanit Reskrim Polsek Campalagian, Aiptu Muliono.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini telah dalam penanganan polisi. Korban dan saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

''Kita belum tau motifnya,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww