Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Paksakan Pilkada, Sultan: Jika TPS Jadi Klaster Baru Covid-19, KPU harus Tanggungjawab
Politik
23 jam yang lalu
Paksakan Pilkada, Sultan: Jika TPS Jadi Klaster Baru Covid-19, KPU harus Tanggungjawab
2
Pemerintah RI Putuskan tidak Berangkatkan Haji 2020
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pemerintah RI Putuskan tidak Berangkatkan Haji 2020
3
Pilkada Rohul, DPP PAN hanya Terbitkan Rekomendasi untuk Erizal-Topan
Politik
21 jam yang lalu
Pilkada Rohul, DPP PAN hanya Terbitkan Rekomendasi untuk Erizal-Topan
4
Klarifikasi, Luhut Tegaskan tidak Punya Akun Twitter
Nasional
22 jam yang lalu
Klarifikasi, Luhut Tegaskan tidak Punya Akun Twitter
5
Fachrul Razi: Pembatalan Pemberangkatan Jamaah Haji Bukan Pertama Kali
Nasional
22 jam yang lalu
Fachrul Razi: Pembatalan Pemberangkatan Jamaah Haji Bukan Pertama Kali
6
Jelang New Normal, DPD RI Serap Aspirasi Tenaga Pendidik DKI Jakarta
DPD RI
21 jam yang lalu
Jelang New Normal, DPD RI Serap Aspirasi Tenaga Pendidik DKI Jakarta

Ibu Muda Berusia 15 Tahun Dipukul Hingga Pingsan, Saat Siuman Sudah Tanpa Busana dan Ditindih

Ibu Muda Berusia 15 Tahun Dipukul Hingga Pingsan, Saat Siuman Sudah Tanpa Busana dan Ditindih
Ilustrasi korban pelecehan seksual. (dok)
Senin, 28 Oktober 2019 06:16 WIB
POLEWALI MANDAR - B, wanita berusia 15 tahun menjadi korban penganiayaan dan pelecehan seksual di rumahnya, di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Ahad (27/10/19), sekitar pukul 11:00 Wita.

Dikutip dari detik.com, kejadian itu bermula saat ibu muda tersebut sedang mengasuh anaknya di rumah. Tiba-tiba didatangi dua pria bertopeng. Satu pelaku mengambil anak korban yang berada dalam ayunan, sementara pelaku lainnya memukul punggung korban sehingga pingsan.

Setelah siuman, korban sangat kaget karena mendapati dirinya tanpa busana dan seorang pelaku berada di atas tubuhnya atau tengah menindihnya.

''Korban sempat berontak, namun para pelaku sengaja menyalakan radio di rumah korban dengan suara keras, agar warga tidak curiga jika terjadi sesuatu di rumah korban,'' ujar anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Nasruddin kepada wartawan melalui pesan di ponsel.

Kedua pelaku juga menyeret dan memotong rambut korban menggunakan parang. Hal itu dilakukan setelah korban sadarkan diri.

''Setelah itu kedua pelaku langsung melarikan diri melewati jendela di bagian belakang rumah,'' kata Nasruddin.

Usai kejadian, korban langsung menghubungi suaminya yang saat kejadian sedang berada di luar. Korban juga melaporkan ke polisi dan menjalani visum di Puskesmas Campalagian.

''Belum bisa pastikan apakah korban sempat diperkosa atau tidak, kita masih menunggu hasil visum dari dokter,'' kata Kanit Reskrim Polsek Campalagian, Aiptu Muliono.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini telah dalam penanganan polisi. Korban dan saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

''Kita belum tau motifnya,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww