Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Madam Bansos, Anak Pak Lurah, dan 'Monyet Koruptor'
Peristiwa
23 jam yang lalu
Madam Bansos, Anak Pak Lurah, dan Monyet Koruptor
2
Berulang Langgar Prokes, Odin Cafe Terancam Ditutup
Hukum
24 jam yang lalu
Berulang Langgar Prokes, Odin Cafe Terancam Ditutup
3
Jadi Ketua MES, Ini Harapan Sekaligus Pesan DPR ke Erick Tohir
Ekonomi
22 jam yang lalu
Jadi Ketua MES, Ini Harapan Sekaligus Pesan DPR ke Erick Tohir
4
Inalillahi... Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia
Peristiwa
23 jam yang lalu
Inalillahi... Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia
5
WHO Tetapkan Kota Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia
Peristiwa
23 jam yang lalu
WHO Tetapkan Kota Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia
6
Butuh 'Nyali Egois Sosial' untuk Melawan Corona
Kesehatan
23 jam yang lalu
Butuh Nyali Egois Sosial untuk Melawan Corona

Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan

Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. (kompas.com)
Kamis, 14 November 2019 07:30 WIB
JAKARTA - Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis meminta para kepala daerah menggandeng Kapolres mengawal pembangunan daerah.

''Untuk mengawal pelaksanaan pembangunan daerah melalui konsultan yang solutif, bapak-bapak harus menggandeng para Kapolres,'' kata Idham dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019), seperti dikutip dari kompas.com.

Idham juga mengingat para Kapolres, jangan justru menjadi bagian dari permasalahan yang ada di daerah.

Ia mengingatkan para Kapolres jangan meminta jatah proyek kepada kepala daerah. Namun, jika hal itu sampai terjadi, para kepala daerah diminta untuk melapor ke Idham. Selanjutnya, Idham bakal mengambil tindakan.

''Dan juga bukan rahasia umum banyak juga Kapolres itu kalau dia minta proyek. Nah ini bagian dari masalah ini, terjadi konspirasi. Kalau dia begitu, gubernur, wali kota silakan hubungi saya, nanti saya carikan pemain cadangan,'' katanya.

Lebih lanjut, Idham berjanji pihaknya akan melakukan pengamanan secara maksimal pada seluruh kegiatan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Dalam upaya pengamanan itu, Idham menyebut institusinya bakal mengedepankan dua strategi, yaitu pencegahan dan penindakan.

Pencegahan yang dimaksud Idham adalah menghindari adanya pemborosan anggaran daerah. Dalam upaya ini, Polri akan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Strategi kedua, yaitu penegakkan hukum. Opsi ini menjadi pilihan paling terakhir yang diambil kepolisian.

''Jadi ada proses pencegahan, ada proses penegakan hukum,'' ujar Idham.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww