Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
11 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
3
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
4
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
Sepakbola
22 jam yang lalu
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
5
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
6
Ini Tantangan Bergulirnya Turnamen Bulutangkis di Masa Pandemi
Olahraga
20 jam yang lalu
Ini Tantangan Bergulirnya Turnamen Bulutangkis di Masa Pandemi

Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan

Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. (kompas.com)
Kamis, 14 November 2019 07:30 WIB
JAKARTA - Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis meminta para kepala daerah menggandeng Kapolres mengawal pembangunan daerah.

''Untuk mengawal pelaksanaan pembangunan daerah melalui konsultan yang solutif, bapak-bapak harus menggandeng para Kapolres,'' kata Idham dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019), seperti dikutip dari kompas.com.

Idham juga mengingat para Kapolres, jangan justru menjadi bagian dari permasalahan yang ada di daerah.

Ia mengingatkan para Kapolres jangan meminta jatah proyek kepada kepala daerah. Namun, jika hal itu sampai terjadi, para kepala daerah diminta untuk melapor ke Idham. Selanjutnya, Idham bakal mengambil tindakan.

''Dan juga bukan rahasia umum banyak juga Kapolres itu kalau dia minta proyek. Nah ini bagian dari masalah ini, terjadi konspirasi. Kalau dia begitu, gubernur, wali kota silakan hubungi saya, nanti saya carikan pemain cadangan,'' katanya.

Lebih lanjut, Idham berjanji pihaknya akan melakukan pengamanan secara maksimal pada seluruh kegiatan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Dalam upaya pengamanan itu, Idham menyebut institusinya bakal mengedepankan dua strategi, yaitu pencegahan dan penindakan.

Pencegahan yang dimaksud Idham adalah menghindari adanya pemborosan anggaran daerah. Dalam upaya ini, Polri akan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Strategi kedua, yaitu penegakkan hukum. Opsi ini menjadi pilihan paling terakhir yang diambil kepolisian.

''Jadi ada proses pencegahan, ada proses penegakan hukum,'' ujar Idham.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww