Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini

Terkait Tuduhan Reuni 212 Bertujuan Gulingkan Pemerintah Seperti di Suriah, Kapolres Binjai Minta Maaf

Terkait Tuduhan Reuni 212 Bertujuan Gulingkan Pemerintah Seperti di Suriah, Kapolres Binjai Minta Maaf
Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto. (detikcom)
Rabu, 27 November 2019 19:22 WIB
MEDAN - Kapolres Binjai, Sumatera Utara, AKBP Nugroho Tri Nuryanto, meminta maaf atas postingan di akun Instagram tribrataresbinjai yang menuduh Reuni 212 bertujuan menggulingkan pemerintah dengan cara-cara serupa Hizbut Tahrir di Suriah.

Dikutip dari detik.com, Kasubbag Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting, mengatakan kalimat tuduhan terhadap Reuni 212 itu diunggah pekerja harian lepas (PHL) Polres Binjai.

''Minta maaf kepada para tokoh agama dan umat Muslim yang tersinggung atas berita sosial media, tidak ada unsur kesengajaan,'' jelas Iptu Siswanto Ginting saat dihubungi detik.com, Rabu (27/11/2019).

Siswanto menjelaskan Kapolres Binjai sudah menyatakan permohonan maaf secara terbuka di depan FKUB dan perwakilan ormas Islam Binjai.

Menurut Siswanto, kejadian ini terjadi karena operator media sosial yang biasa bekerja tidak masuk. Operator medsos ini digantikan PHL.

''Tanpa konfirmasi dia posting, dipikirnya postingan biasa. Kita juga sudah lakukan penindakan kepada PHL itu,'' jelas Siswanto.

Postingan di akun Instagram tribrataresbinjai ini berisi flyer dengan kalimat ''Gerakan Reuni 212 berusaha menggerakkan masyarakat ekonomi menengah dan bawah untuk berupaya menggulingkan pemerintah dengan cara-cara serupa Hizbut Tahrir di Suriah''.

Unggahan ini kemudian viral dan banyak mendapatkan respons negatif dari masyarakat.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww