Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
Politik
20 jam yang lalu
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
2
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
Peristiwa
17 jam yang lalu
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
3
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Hukum
17 jam yang lalu
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
4
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
20 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
5
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
Olahraga
20 jam yang lalu
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
6
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Olahraga
19 jam yang lalu
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional

Alumnus UGM Deviani Natalya Masahe Mantap Bersyahadat karena Terinspirasi Mahfud MD

Alumnus UGM Deviani Natalya Masahe Mantap Bersyahadat karena Terinspirasi Mahfud MD
Deviani Natalya Masahe. (detik.com)
Kamis, 28 November 2019 19:57 WIB
SLEMAN - Menko Polhukam Mahfud MD memandu Deviani Natalya Masahe (27) mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Darul Ikrom, di Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, Kamis (28/11/2019).

Dikutip dari detik.com, Devi mengaku, sosok Mahfud-lah yang menginspirasinya sehingga niatnya untuk memeluk agama Islam semakin mantap.

''Ketika saya menjadi tenaga ahli Prof Mahfud yang ketika itu adalah Ketua Parampara Praja, saya melihat sosok beliau sangat menginspirasi saya,'' kata Devi usai mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Darul Ikrom.

''Beliau memiliki kerendahan hati, humble, dan saya juga sempat berdiskusi. Di Parampara itu juga ada beberapa kegiatan diskusi, di situ mendiskusikan tentang isu-isu yang sedang terjadi, misalnya intoleransi,'' lanjutnya.

Ketika menjadi staf tenaga ahli di Parampara Praja DIY, Devi mengaku melihat wajah Islam yang berbeda dari sosok Mahfud. Menurutnya, wajah Islam yang dibawa Mahfud berbeda dari informasi yang terpampang di media.

''Saya melihat pandangan dari Prof Mahfud sendiri itu memandang agama lain, tidak membeda-bedakan atau tidak seperti yang ada di media kebanyakan, seperti itu,'' jelas alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Setelah mantap memeluk Islam, hari ini Devi dengan dibimbing Mahfud melafalkan dua kalimat syahadat di Masjid Darul Ikrom.

Devi sendiri yang meminta Mahfud menjadi pembimbingnya dalam melafalkan dua kalimat syahadat. Alasannya sama, karena ia mengidolakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

''Ya karena saya menghormati beliau, saya mengidolakan beliau, mengagumi beliau, bagaimana cara pandang beliau, dan juga saya melihat keseharian beliau di kantor khususnya beliau itu sederhana,'' paparnya.

Kini Devi berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Ternate. Setelah ini ia berencana kembali ke Ternate dan akan mencari seorang guru untuk mendalami Islam.

''Karena kan saya bukan (bekerja) di Yogya, saya di Ternate, saya akan kembali ke Ternate dan merencanakan untuk mencari guru atau dia yang dapat membantu proses pembelajaran saya untuk semakin baik lagi,'' tutupnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww