Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
10 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
10 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
10 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
9 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
9 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
6
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
10 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional

Alumnus UGM Deviani Natalya Masahe Mantap Bersyahadat karena Terinspirasi Mahfud MD

Alumnus UGM Deviani Natalya Masahe Mantap Bersyahadat karena Terinspirasi Mahfud MD
Deviani Natalya Masahe. (detik.com)
Kamis, 28 November 2019 19:57 WIB
SLEMAN - Menko Polhukam Mahfud MD memandu Deviani Natalya Masahe (27) mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Darul Ikrom, di Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, Kamis (28/11/2019).

Dikutip dari detik.com, Devi mengaku, sosok Mahfud-lah yang menginspirasinya sehingga niatnya untuk memeluk agama Islam semakin mantap.

''Ketika saya menjadi tenaga ahli Prof Mahfud yang ketika itu adalah Ketua Parampara Praja, saya melihat sosok beliau sangat menginspirasi saya,'' kata Devi usai mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Darul Ikrom.

''Beliau memiliki kerendahan hati, humble, dan saya juga sempat berdiskusi. Di Parampara itu juga ada beberapa kegiatan diskusi, di situ mendiskusikan tentang isu-isu yang sedang terjadi, misalnya intoleransi,'' lanjutnya.

Ketika menjadi staf tenaga ahli di Parampara Praja DIY, Devi mengaku melihat wajah Islam yang berbeda dari sosok Mahfud. Menurutnya, wajah Islam yang dibawa Mahfud berbeda dari informasi yang terpampang di media.

''Saya melihat pandangan dari Prof Mahfud sendiri itu memandang agama lain, tidak membeda-bedakan atau tidak seperti yang ada di media kebanyakan, seperti itu,'' jelas alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Setelah mantap memeluk Islam, hari ini Devi dengan dibimbing Mahfud melafalkan dua kalimat syahadat di Masjid Darul Ikrom.

Devi sendiri yang meminta Mahfud menjadi pembimbingnya dalam melafalkan dua kalimat syahadat. Alasannya sama, karena ia mengidolakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

''Ya karena saya menghormati beliau, saya mengidolakan beliau, mengagumi beliau, bagaimana cara pandang beliau, dan juga saya melihat keseharian beliau di kantor khususnya beliau itu sederhana,'' paparnya.

Kini Devi berprofesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Ternate. Setelah ini ia berencana kembali ke Ternate dan akan mencari seorang guru untuk mendalami Islam.

''Karena kan saya bukan (bekerja) di Yogya, saya di Ternate, saya akan kembali ke Ternate dan merencanakan untuk mencari guru atau dia yang dapat membantu proses pembelajaran saya untuk semakin baik lagi,'' tutupnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww