Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
16 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
2
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
23 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
3
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
18 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
4
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Politik
24 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
5
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin
Kesehatan
23 jam yang lalu
Soal Pemurnian Virus, DPR Tegaskan Dukungan pada Penelitian menuju Vaksin

Atlet Senam Batal ke SEA Games, Merebak Isu karena Tak Perawan, Setelah Diperiksakan Orangtua ke RS Ternyata . . . .

Atlet Senam Batal ke SEA Games, Merebak Isu karena Tak Perawan, Setelah Diperiksakan Orangtua ke RS Ternyata . . . .
Kuasa hukum keluarga Shalfa, Imam Muhklas, menunjukkan surat keterangan medis, dan ibu Shalfa menunjukkan medali yang diraih putrinya. (detik.com)
Jum'at, 29 November 2019 15:30 WIB
KEDIRI - Atlet senam artistik asal Kota Kediri, Shalfa Avrila Siani (17), yang menjalani pemusatan pelatihan di Gresik untuk dikirim ke SEA Games 2019 di Filipina, mendadak dipulangkan ke orangtuanya. Merebak kabar, Shalfa dipulangkan karena tidak perawan.

Dikutip dari detik.com, pada pertengahan November, orangtua Shalfa tiba-tiba mendapat telepon dari pelatih dan diminta menjemput Shalfa untuk pulang ke Kediri karena suatu alasan tertentu.

Saat tiba di asrama dan membawa pulang Shalfa kembali ke Kota Kediri, orangtua mendengar kabar bahwa Shalfa dipulangkan karena diduga tidak perawan.

''Jadi pada tanggal 13 November sore, orang tua ditelepon agar ke asrama Pusdiklat Persani (Gresik) untuk menjemput anaknya karena tidak dapat dipertahankan karena isu tidak perawan,'' ujar penasihat hukum keluarga Shalfa, Imam Muhklas kepada detikcom, Jumat (29/11/2019).

Imam mengatakan tentu saja isu itu membuat orang tua Shalfa syok. Orangtua Shalfa tidak terima dengan alasan pemulangan anaknya karena isu tersebut. Orangtua menegaskan Shalfa adalah anak yang baik.

''Keluarga meminta kejelasan,'' tandas Imam.

Dibawa ke RS

Orangtua Shalfa segera membawa Shalfa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memeriksakan organ intimnya. Hasilnya, orangtua atlet senam tersebut mengklaim anaknya masih perawan.

''Akibat isu yang beredar, keluarga merasa tidak terima, anaknya yang berstatus atlet senam Provinsi Jawa Timur dan akan berlaga di SEA Games tapi tiba-tiba dipulangkan begitu saja, apalagi hasil pemeriksaan organ intim masih sehat dan baik baik,'' ujar Imam Mukhlas.

Karena itu, keluarga Shalfa ingin meminta kejelasan kepada pelatih Shalfa.

Manajer Terkejut

Manajer senam Indonesia, Dian Arifin, mengaku terkejut mendengar kabar tersebut. Dia bilang baru mengetahui kabar tersebut dan akan segera mengecek kebenarannya kepada Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PB Persani).

''Saya juga baru mendengar berita tentang tersebut kenapa berkaitan dengan SEA Games. Nanti, Sekjen PB Persani akan mengecek kebenarannya dengan daerah asal atlet ya,'' kata Dian kepada detikSport, Jumat (29/11/2019).

Dian menjelaskan bahwa pemilihan atlet yang turun ke multievent olahraga bangsa-bangsa Asia Tenggara sudah sesuai dengan aturan yang adil. Yakni, berdasarkan prestasi si atlet.

''Promosi degradasi atlet dari event terakhir di Kejuaraan Nasional Senam dan hasil Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Karena, ada atlet-atlet muda dan sesuai arahan Menpora terdahulu (persentase atlet muda 60:40) tapi tetap prestasi. Selain itu, kami juga melihat kesiapan atlet yang kami nilai (potensi) tampil di SEA Games,'' ujarnya.

Kontingen senam Indonesia sendiri sudah berada di Filipina sejak 27 November lalu. Mereka dijadwalkan bertanding mulai 1 sampai 4 Desember.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww