Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
8 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
9 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
12 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
4
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
14 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
12 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
13 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi

Ditinggal Ibu dan Ayah, Bocah 10 Tahun Ini Menolak Diadopsi, Nafkahi Dirinya dengan Bekerja di Ladang

Ditinggal Ibu dan Ayah, Bocah 10 Tahun Ini Menolak Diadopsi, Nafkahi Dirinya dengan Bekerja di Ladang
Dang Van Khuyen berdiri di depan gubuknya. (okezone.com)
Selasa, 17 Desember 2019 11:53 WIB
VIETNAM - Saat anak-anak seusianya bisa bersekolah dan bermanja-manja dengan orangtuanya, seorang bocah berumur 10 tahun di Vietnam harus bekerja keras di ladang untuk menafkahi dirinya.

Dikutip dari okezone.com, bocah tangguh bernama Dang Van Khuyen itu juga menolak diadopsi. Dia memilih tinggal sendirian di sebuah gubuk di tengah ladangnya di sebuah desa terpencil, setelah kehilangan ibu, ayah dan neneknya.

Khuyen kehilangan ibunya saat dirinya masih kecil dan harus tinggal bersama neneknya. Sementara ayahnya pergi mencari pekerjaan di bidang konstruksi.

Namun, keadaan menjadi lebih buruk secara drastis setelah ayahnya meninggal dalam suatu kecelakaan di tempat kerja dan neneknya menikah lagi di desa lain, sehingga dia dibiarkan sendirian.

Diwartakan Oddity Central, Khuyen mengandalkan dukungan finansial dari ayahnya, yang secara teratur mengirim uang ke rumah untuk makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya, dan pada neneknya untuk memasak, tetapi sekarang setelah mereka pergi, dia harus melakukan semuanya sendiri.

Dalam sebuah fitur video oleh media Vietnam, bocah lelaki berusia 10 tahun itu ditunjukkan menanam sayuran di ladang di sekitar rumahnya, dan memanen rebung untuk dimasak. Dia menghabiskan siang dan malamnya di gubuk kumuh dengan atap jerami, tetapi tidak ingin diadopsi oleh keluarga lain.

Setelah mendengar tentang kematian ayah Khuyen, gurunya berhasil mengumpulkan cukup uang untuk membawa jasadnya pulang untuk dimakamkan, dan memberi tahu otoritas setempat tentang situasi bocah itu. Karena kakek dan nenek dari pihak orang tua atau keibuannya tidak menyatakan keinginan untuk mengambil dan merawat bocah itu, panti asuhan dan adopsi menjadi satu-satunya solusi, tetapi ia langsung menolak, mengklaim bahwa ia dapat mengurus dirinya sendiri.

Dang Van Khuyen saat ini mengandalkan kemurahan hati tetangganya untuk makanan bergizi seperti beras, tetapi ia juga memanen rebung dan menanam sayuran sendiri. Dia mengklaim dia lebih dari mampu hidup sendiri dan menolak untuk mempertimbangkan adopsi, tetapi mengakui bahwa tidur sendirian setiap malam, dengan angin yang masuk melolong melalui dinding rumahnya bukan hal yang paling menyenangkan di dunia.

Sejak guru Khuyen membagikan kisahnya di daring dan media Vietnam mulai menulis tentang keberaniannya yang mengagumkan, dukungan telah mengalir dari seluruh penjuru negeri. Beberapa orang menawarkan untuk mengadopsinya, sementara yang lain menyatakan keinginan untuk menyumbangkan persediaan, tetapi tidak jelas seberapa besar bantuan yang bersedia diterima anak itu.

Salah satu hal yang paling mengesankan tentang anak berusia 10 tahun yang pemberani ini adalah bahwa terlepas dari kesulitannya, ia tidak pernah melewatkan satu hari pun di sekolah. Setiap pagi, dia naik sepeda, menghadiri kelas dan kemudian kembali ke rumah untuk melakukan tugas sehari-hari.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam

wwwwww