Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Harimau Sumatera Kembali Terkam Petani Kopi, Jasad Korban Ditemukan Berserakan

Harimau Sumatera Kembali Terkam Petani Kopi, Jasad Korban Ditemukan Berserakan
Harimau sumatera. (int)
Senin, 23 Desember 2019 07:57 WIB
PALEMBANG - Suwadi (57), Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat, Sumatera Selatan, diterkam harimau sumatera hingga tewas.

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya saat mengantar beras ke kebun kopi tak jauh dari kampungnya, Ahad (22/12). Jasad korban tak lagi utuh dan sudah terpotong-potong serta terpisah di tempat berbeda, beberapa organ hilang.

Selama sepekan terakhir, korban menginap sendirian di kebun. Sambil memanen kopi, dia juga menunggu buah durian runtuh. Diduga saat itulah terjadi serangan harimau yang membuatnya tewas.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat, Martialis Puspito membenarkan kejadian itu. Dugaan sementara, korban tewas karena diterkam harimau.

''Informasi yang kami dapat seperti itu,'' ungkap Martialis.

Dikatakannya, petugas BKSDA tengah menuju rumah sakit tempat korban dievakuasi. Pihaknya mencari keterangan saksi-saksi agar dapat memastikan penyebabnya akibat hewan buas dilindungi itu.

''Kita telusuri saksi-saksi yang bisa diminta keterangan posisi TKP,'' ujarnya.

Kejadian ini menambah daftar serangan harimau sumatera terhadap manusia di seputaran Gunung Dempo. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, total ada enam peristiwa, empat diantaranya tewas. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww