Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini

Gunakan Jilbab, Pegawai Rumah Makan Cepat Saji Disuruh Bosnya Pulang

Gunakan Jilbab, Pegawai Rumah Makan Cepat Saji Disuruh Bosnya Pulang
Folake Adebola (kanan) dan sang bos yang menyuruhnya pulang. (dailymail)
Jum'at, 03 Januari 2020 09:38 WIB
DALLAS - Folake Adebola, seorang Mulsimah yang bekerja di rumah makan cepat saji, Chicken Express, di Dallas, Amerika Serikat, disuruh Bosnya pulang karena memutuskan menggunakan jilbab.

Dikutip dari republika.co.id, video peristiwa itu diunggah Folake di akun Twitter miliknya, @naemuulaa.

Dalam video tersebut terlihat perdebatan antara dirinya dengan bosnya terkait hijab yang ia kenakan. Folake telah memohon agar ia diizinkan mengenakan hijab.

''Itu bagian dari agama saya, rasanya jika saya bekerja di sini, Anda semua bisa (mengakomodasi) agama saya,'' ujarnya, dilansir Al Araby, Rabu (1/1).

Namun, bosnya memiliki anggapan lain. Menurutnya, hijab bukanlah seragam dari Chicken Express. Sedangkan ia menilai penutup kepala yang dipakai seorang Muslim adalah hal yang berbeda. Bosnya beranggapan hijab tidak ada hubungannya dengan agama.

Perdebatan keduanya tak menemui titik terang. Hingga si pegawai tersebut tetap akan mengenakan hijabnya.

Hingga Kamis malam, video tersebut  telah di-retweet oleh lebih dari 8.000 akun dan disukai 23 ribu lebih akun. Dalam cicitannya, ia juga mengimbau kepada warganet untuk tidak datang ke Chicken Express tersebut.

Warganet lainnya memuji keputusannya membagikan video tersebut untuk menginspirasi orang lain dalam situasi yang sama. Warganet lainnya lain juga  meminta dirinya tetap kuat dalam menghadapi diskriminasi tersebut.

Chicken Express menolak memberi tanggapan ketika dihubungi Metro terkait insiden tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww