Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Pengakuan Lifter Deni Tentang Pencoretannya
Olahraga
8 jam yang lalu
Ini Pengakuan Lifter Deni Tentang Pencoretannya
2
Gairahkan Bisnis Kopi, Barista Cilik Ramaikan Kompetisi di Tangsel
Ekonomi
7 jam yang lalu
Gairahkan Bisnis Kopi, Barista Cilik Ramaikan Kompetisi di Tangsel
3
Indonesia Hadapi Gugatan Uni Eropa
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Indonesia Hadapi Gugatan Uni Eropa
4
Lawan Uji Coba Timnas Indonesia Alami Perubahan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Uji Coba Timnas Indonesia Alami Perubahan
5
Skuad Timnas Jalani Vaksinasi, Nades: Berjalan Normal dan Lancar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Skuad Timnas Jalani Vaksinasi, Nades: Berjalan Normal dan Lancar
6
Senator Filep Desak Jokowi Cabut Izin Investasi Miras di Provinsi Papua
Peristiwa
8 jam yang lalu
Senator Filep Desak Jokowi Cabut Izin Investasi Miras di Provinsi Papua

Gunakan Jilbab, Pegawai Rumah Makan Cepat Saji Disuruh Bosnya Pulang

Gunakan Jilbab, Pegawai Rumah Makan Cepat Saji Disuruh Bosnya Pulang
Folake Adebola (kanan) dan sang bos yang menyuruhnya pulang. (dailymail)
Jum'at, 03 Januari 2020 09:38 WIB
DALLAS - Folake Adebola, seorang Mulsimah yang bekerja di rumah makan cepat saji, Chicken Express, di Dallas, Amerika Serikat, disuruh Bosnya pulang karena memutuskan menggunakan jilbab.

Dikutip dari republika.co.id, video peristiwa itu diunggah Folake di akun Twitter miliknya, @naemuulaa.

Dalam video tersebut terlihat perdebatan antara dirinya dengan bosnya terkait hijab yang ia kenakan. Folake telah memohon agar ia diizinkan mengenakan hijab.

Ads

''Itu bagian dari agama saya, rasanya jika saya bekerja di sini, Anda semua bisa (mengakomodasi) agama saya,'' ujarnya, dilansir Al Araby, Rabu (1/1).

Namun, bosnya memiliki anggapan lain. Menurutnya, hijab bukanlah seragam dari Chicken Express. Sedangkan ia menilai penutup kepala yang dipakai seorang Muslim adalah hal yang berbeda. Bosnya beranggapan hijab tidak ada hubungannya dengan agama.

Perdebatan keduanya tak menemui titik terang. Hingga si pegawai tersebut tetap akan mengenakan hijabnya.

Hingga Kamis malam, video tersebut  telah di-retweet oleh lebih dari 8.000 akun dan disukai 23 ribu lebih akun. Dalam cicitannya, ia juga mengimbau kepada warganet untuk tidak datang ke Chicken Express tersebut.

Warganet lainnya memuji keputusannya membagikan video tersebut untuk menginspirasi orang lain dalam situasi yang sama. Warganet lainnya lain juga  meminta dirinya tetap kuat dalam menghadapi diskriminasi tersebut.

Chicken Express menolak memberi tanggapan ketika dihubungi Metro terkait insiden tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww