Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
TNI Amankan Maling Berpistol Diikat Warga, Ternyata Intel Polda Metro
Peristiwa
14 jam yang lalu
TNI Amankan Maling Berpistol Diikat Warga, Ternyata Intel Polda Metro
2
Pelatih Mantan Juara Dunia IBF Ellyas Pical Meninggal Dunia 
Olahraga
15 jam yang lalu
Pelatih Mantan Juara Dunia IBF Ellyas Pical Meninggal Dunia 
3
Bantah Intel Polda Metro Mencuri, Kapolsek Tanah Abang: Dia Cuma Mau Bertemu Wanita
Peristiwa
13 jam yang lalu
Bantah Intel Polda Metro Mencuri, Kapolsek Tanah Abang: Dia Cuma Mau Bertemu Wanita
4
Bukan Menolak Investasi, Illiza Sa'adudin Djamal Gak Mau Generasi Muda Indonesia Rusak Gara-gara Miras
Politik
13 jam yang lalu
Bukan Menolak Investasi, Illiza Saadudin Djamal Gak Mau Generasi Muda Indonesia Rusak Gara-gara Miras
5
Mahasiswa Di-DO karena Demo? NasDem: Ini Bukan Soal Sepele, Rektornya Tak Layak, Kampusnya Picik
Pendidikan
15 jam yang lalu
Mahasiswa Di-DO karena Demo? NasDem: Ini Bukan Soal Sepele, Rektornya Tak Layak, Kampusnya Picik
6
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?
Politik
12 jam yang lalu
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?

Ibu Mertua Sekda Ditemukan Tewas Berlumur Darah

Ibu Mertua Sekda Ditemukan Tewas Berlumur Darah
Ibu mertua Sekda Lamongan ditemukan tewas berlumuran darah di kediamannya. (okezone.com)
Sabtu, 04 Januari 2020 15:04 WIB
LAMONGAN - Rowaini (68), yang merupakan ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, Yuhronur Effendi, ditemukan tewas berlumuran darah, Jumat (3/1/2020) malam.

Dikutip dari okezone.com, Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, korban ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Dukuhan Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

''Benar, yang menemukan keluarga korban pada Jumat malam masih mengenakan mukena. Kami juga menemukan sejumlah luka di tangan dan leher korban setelah identifikasi,'' ungkap Wahyu Norman saat dikonfirmasi, Sabtu (4/1/2020).

Ads

Pihaknya menduga kuat korban meninggal dunia akibat pencurian dengan kekerasan (curas) lantaran adanya informasi barang yang hilang dari kediamannya.

''Dugaan kuat mengarah ke curas (pencurian dengan kekerasan). Masih kami dalami apa saja yang hilang, ini masih dihitung dengan pihak keluarga,'' ucapnya.

Namun, saat dimintai keterangan mengenai pelaku dan motifnya, pihaknya masih belum berani membeberkan keterangan lebih lanjutnya. Dirinya hanya menduga pelaku beraksi seorang diri dan telah mengenal lingkungan sekitar korban. ***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww