Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
MPR RI
19 jam yang lalu
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
2
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
Politik
4 jam yang lalu
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
3
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
Olahraga
17 jam yang lalu
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
4
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
MPR RI
22 jam yang lalu
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
5
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia
Olahraga
19 jam yang lalu
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia
6
Yayasan Kusuma Wushu Raih Emas Pertama, Pingkan Koleksi Dua Emas
Olahraga
21 jam yang lalu
Yayasan Kusuma Wushu Raih Emas Pertama, Pingkan Koleksi Dua Emas

Ibu Mertua Sekda Ditemukan Tewas Berlumur Darah

Ibu Mertua Sekda Ditemukan Tewas Berlumur Darah
Ibu mertua Sekda Lamongan ditemukan tewas berlumuran darah di kediamannya. (okezone.com)
Sabtu, 04 Januari 2020 15:04 WIB
LAMONGAN - Rowaini (68), yang merupakan ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, Yuhronur Effendi, ditemukan tewas berlumuran darah, Jumat (3/1/2020) malam.

Dikutip dari okezone.com, Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, korban ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Dukuhan Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

''Benar, yang menemukan keluarga korban pada Jumat malam masih mengenakan mukena. Kami juga menemukan sejumlah luka di tangan dan leher korban setelah identifikasi,'' ungkap Wahyu Norman saat dikonfirmasi, Sabtu (4/1/2020).

Pihaknya menduga kuat korban meninggal dunia akibat pencurian dengan kekerasan (curas) lantaran adanya informasi barang yang hilang dari kediamannya.

''Dugaan kuat mengarah ke curas (pencurian dengan kekerasan). Masih kami dalami apa saja yang hilang, ini masih dihitung dengan pihak keluarga,'' ucapnya.

Namun, saat dimintai keterangan mengenai pelaku dan motifnya, pihaknya masih belum berani membeberkan keterangan lebih lanjutnya. Dirinya hanya menduga pelaku beraksi seorang diri dan telah mengenal lingkungan sekitar korban. ***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww