Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
21 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
21 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
21 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
21 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
21 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
20 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal

Ibu Mertua Sekda Ditemukan Tewas Berlumur Darah

Ibu Mertua Sekda Ditemukan Tewas Berlumur Darah
Ibu mertua Sekda Lamongan ditemukan tewas berlumuran darah di kediamannya. (okezone.com)
Sabtu, 04 Januari 2020 15:04 WIB
LAMONGAN - Rowaini (68), yang merupakan ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, Yuhronur Effendi, ditemukan tewas berlumuran darah, Jumat (3/1/2020) malam.

Dikutip dari okezone.com, Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, korban ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Dukuhan Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

''Benar, yang menemukan keluarga korban pada Jumat malam masih mengenakan mukena. Kami juga menemukan sejumlah luka di tangan dan leher korban setelah identifikasi,'' ungkap Wahyu Norman saat dikonfirmasi, Sabtu (4/1/2020).

Pihaknya menduga kuat korban meninggal dunia akibat pencurian dengan kekerasan (curas) lantaran adanya informasi barang yang hilang dari kediamannya.

''Dugaan kuat mengarah ke curas (pencurian dengan kekerasan). Masih kami dalami apa saja yang hilang, ini masih dihitung dengan pihak keluarga,'' ucapnya.

Namun, saat dimintai keterangan mengenai pelaku dan motifnya, pihaknya masih belum berani membeberkan keterangan lebih lanjutnya. Dirinya hanya menduga pelaku beraksi seorang diri dan telah mengenal lingkungan sekitar korban. ***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam

wwwwww