Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
10 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
14 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
4
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
16 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
13 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
15 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi

UAS Mengaku Bangga dan Puas Berceramah dalam Ruang Masjid Tanpa Tiang di Padangpanjang

UAS Mengaku Bangga dan Puas Berceramah dalam Ruang Masjid Tanpa Tiang di Padangpanjang
Ustaz Abdul Somad. (republika.co.id)
Sabtu, 04 Januari 2020 12:56 WIB
PADANGPANJANG - Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad alias UAS memberikan tausyiah di Masjid Islamic Center di Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (3/1/2020).

Dikutip dari republika.co.id, UAS mengatakan, Masjid Islamic Center Padangpanjang itu bisa menjadi sebuah ikon wisata religi di wilayah Sumatera.

''Fasilitasnya ada dan masih terus dikembangkan, tinggal mengisinya dengan kegiatan bermanfaat,'' katanya dalam ceramah yang dihadiri pelajar dan masyarakat setempat tersebut.

UAS menyampaikan rasa bangganya bisa berceramah di Islamic Center. UAS pun mengajak warga Padangpanjang mensyukuri keberadaan fasilitas itu dengan meramaikannya. 

Ruang shalat masjid tersebut dibangun tanpa tiang sehingga tidak menyebabkan terputusnya saf. Kondisi tanpa tiang itu juga membuatnya merasa puas berceramah karena tidak ada tiang yang menghalangi pandangan pada jamaah.

Selain itu ia menilai fasilitas yang ada dan akan dibangun di area Islamic Center diharapkan dapat menjadi pengundang wisatawan datang ke daerah itu untuk menikmati wisata religi.

''Kalau mau rizki lapang, warga Padangpanjang ramaikan masjid ini, ramaikan rumah Allah,'' katanya.

Warga di Padangpanjang antusiasme menyimak ceramah ustaz kondang tersebut sehingga yang tidak tertampung di dalam masjid, duduk di halaman masjid menyimak melalui televisi yang disediakan Pemko setempat.

UAS menyampaikan ceramah dengan gaya khasnya disisipi guyon yang ia sampaikan dalam bahasa Minangkabau mengundang tawa warga yang menyaksikan. Guyon yang ia sampaikan juga mengandung pesan positif sehingga selain tertawa, warga juga mengangguk sebagai tanda setuju.

Dalam ceramahnya selama 60 menit, UAS berpesan agar warga menjaga nama baik Padangpanjang sebagai daerah yang Islami dengan menjauhi perbuatan dilarang agama dan selalu dekat dengan masjid.

Wali Kota Padangpanjang Fadly Amran menyampaikan apresiasinya atas kehadiran UAS di daerah berjuluk Serambi Mekkah itu. Menurutnya kehadiran UAS bisa menjadi sebuah suntikan semangat bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan pendidikan Islam.

''Kita di sini fokus bagaimana pendidikan Islam terus berkembang. Hadirnya UAS menjadi sebentuk penyemangat bagi pemerintah dalam mengembangkan pendidikan Islam,'' katanya.

Salah seorang warga dari Silaing Bawah, Wina mengatakan sengaja datang pagi-pagi untuk bisa menyimak langsung ceramah ustad tersebut. Menurutnya cara berceramah yang tidak melulu serius, membuat pesan lebih mengena dan gampang diterima.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww