Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
7 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini

Siswanto Tewas Usai Antre Perpanjangan SIM di Kantor Satlantas

Siswanto Tewas Usai Antre Perpanjangan SIM di Kantor Satlantas
Jenazah Siswanto. (sindonews)
Selasa, 07 Januari 2020 15:04 WIB
GROBOGAN - Siswanto (48), warga Desa Depok Utara RT 2 RW1, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, meninggal dunia saat antre perpanjangan SIM di kantor Satuan Lalu Lintas (Satantas) Polres Grobogan, Jawa Tengah.

Dikutip dari sindonews.com, korban diduga terkena serangan jantung, hingga mendadak jatuh ke lantai dan tewas.

Peristiwa bermula saat korban selesai perpanjangan SIM C dan SIM A kemudian keluar gedung, Selasa (7/1/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

''Dia berdiri bersandar di tiang depan pintu masuk gedung SIM. Kemudian korban terjatuh di lantai dan ditolong oleh para saksi di lokasi kejadian,'' kata Kabag Ops Polres Grobogan, Kompol Sutomo.

Petugas Klinik Kesehatan Polres Grobogan juga mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi korban. Namun kondisi korban terus memburuk, hingga langsung dibawa ke RSUD Purwodadi agar segera mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.

''Dalam perjalanan korban meninggal dunia. Setelah dilalukan pemeriksaan fisik oleh dokter piket UGD RSUD Purwodadi, Inafis Polres Grobogan didampingi Kanit Reskrim dan anggota Polsek Purwodadi dengan hasil tidak ditemukan tanda bekas kekerasan dan penganiayaan,'' terangnya.

Polisi juga menemukan dua butir obat di kantong pakaian korban yang disebut sebagai obat sakit jantung. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

''Di kantong korban ditemukan dua butir tablet Isosorbidre Dinitrate, yang menurut dokter merupakan obat sakit jantung. Dari hasil pemeriksaan visum dan ditemukan obat tersebut diduga korban meninggal karena serangan jantung,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww