Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
Hukum
23 jam yang lalu
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
2
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
3
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Politik
22 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
4
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Internasional
16 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
5
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
6
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS
DPR RI
14 jam yang lalu
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS

Militer Filipina Berhasil Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Militer Filipina Berhasil Bebaskan WNI yang Disandera Abu Sayyaf
Ilustrasi kelompok Abu Sayyaf. (tempo.co)
Kamis, 16 Januari 2020 13:15 WIB
MANILA - Militer Filipina berhasil membebaskan Muhammad Farhan, warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina selatan.

Dikutip dari sindonews.com, militer Filipina menyelamatkan Muhammad Farhan di Baranggay Bato Bato, Indanan Sulu, pada Rabu (15/1/2020), pukul 18.45 waktu setempat.

''Farhan telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Westmincom, Zamboanga dan dinyatakan sehat. Selanjutnya Farhan akan diserahterimakan dari otoritas Filipina kepada KBRI Manila dan dipulangkan ke Indonesia,'' kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (16/1/2020).

Farhan merupakan salah satu dari tiga WNI yang diculik di perairan Tambisan, Lahad Datu, Malaysia pada 23 September 2019 yang lalu. Dua sandera lainnya, yaitu Maharudin dan Samiun telah dibebaskan pada tanggal 22 Desember 2019 dan diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada keluarga pada 26 Desember 2019.

''Dengan bebasnya Farhan maka saat ini seluruh WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf telah berhasil dibebaskan,'' kata Kemlu.

''Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik dari Pemerintah Filipina, termasuk Divisi 11 AFP di Sulu, dalam upaya pembebasan para sandera WNI,'' demikian pernyataan dari Kemlu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww