Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
Hukum
24 jam yang lalu
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
2
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
3
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Politik
23 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
4
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Internasional
17 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
5
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
6
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS
DPR RI
15 jam yang lalu
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire
NM, komandan KKB OPM wilayah Mee Pago Kodap 29. (sindonews.com)
Kamis, 23 Januari 2020 09:16 WIB
JAYAPURA - Operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri di Pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua, Senin (20/1/2020), berhasil menembak mati pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM.

Dikutip dari sindonews.com, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan jabatan sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mee Pago Kodap 29.

''Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya,'' kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (23/1/2020).

Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan (bama), senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.

''Keberadaan NM di Kab Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka untuk membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,'' timpalnya.

Sementara jenazah pelaku NM telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Untuk barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal barang bukti yang diamankan antara lain, satu pucuk senjata panjang rakitan, satu handphone, sejumlah amunisi, buku tabungan Bank Papua dua buah, buku catatan dan uang sebesar Rp500 ribu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww