Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
Umum
17 jam yang lalu
Garuda Indonesia Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran Aturan Keselamatan Penerbangan
2
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
Kesehatan
16 jam yang lalu
Kondisi Langka, Mahasiswi Cantik Ini Menopause pada Usia 6 Tahun
3
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
Umum
17 jam yang lalu
Rasulullah Mengingatkan, Ini 3 Musuh Utama Umat Islam
4
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Peristiwa
16 jam yang lalu
Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
5
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Kemendagri Apresiasi Unjuk Rasa Otsus Papua oleh FMPI dan Dorong Pertemuan Lanjutan
6
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona
Kesehatan
15 jam yang lalu
Delapan Warga Lengayang Pesisir Selatan Terinfeksi Corona

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire
NM, komandan KKB OPM wilayah Mee Pago Kodap 29. (sindonews.com)
Kamis, 23 Januari 2020 09:16 WIB
JAYAPURA - Operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri di Pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua, Senin (20/1/2020), berhasil menembak mati pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM.

Dikutip dari sindonews.com, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan jabatan sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mee Pago Kodap 29.

''Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya,'' kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (23/1/2020).

Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan (bama), senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.

''Keberadaan NM di Kab Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka untuk membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,'' timpalnya.

Sementara jenazah pelaku NM telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Untuk barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal barang bukti yang diamankan antara lain, satu pucuk senjata panjang rakitan, satu handphone, sejumlah amunisi, buku tabungan Bank Papua dua buah, buku catatan dan uang sebesar Rp500 ribu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww