Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sosialisasikan Edaran, Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Mudahkan Investasi di Daerah
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Sosialisasikan Edaran, Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Mudahkan Investasi di Daerah
2
Cakapolri Sigit Usung Program Presisi
Nasional
10 jam yang lalu
Cakapolri Sigit Usung Program Presisi
3
Kasus Lampung jadi Sorotan, Legislator PDIP Persoalkan Bawaslu
Politik
23 jam yang lalu
Kasus Lampung jadi Sorotan, Legislator PDIP Persoalkan Bawaslu
4
Adnan/Mychelle Kalahkan Wakil Prancis di Babak Pertama
Olahraga
23 jam yang lalu
Adnan/Mychelle Kalahkan Wakil Prancis di Babak Pertama
5
Bantuan Hukum Gratis Maserati Club Indonesia Disebut Terobosan
Olahraga
23 jam yang lalu
Bantuan Hukum Gratis Maserati Club Indonesia Disebut Terobosan
6
Ditanya PKS soal Insiden KM 50, Calon Kapolri Sigit Jawab Begini
DPR RI
8 jam yang lalu
Ditanya PKS soal Insiden KM 50, Calon Kapolri Sigit Jawab Begini

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire
NM, komandan KKB OPM wilayah Mee Pago Kodap 29. (sindonews.com)
Kamis, 23 Januari 2020 09:16 WIB
JAYAPURA - Operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri di Pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua, Senin (20/1/2020), berhasil menembak mati pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM.

Dikutip dari sindonews.com, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan jabatan sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mee Pago Kodap 29.

''Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya,'' kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (23/1/2020).

Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan (bama), senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.

''Keberadaan NM di Kab Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka untuk membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,'' timpalnya.

Sementara jenazah pelaku NM telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Untuk barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal barang bukti yang diamankan antara lain, satu pucuk senjata panjang rakitan, satu handphone, sejumlah amunisi, buku tabungan Bank Papua dua buah, buku catatan dan uang sebesar Rp500 ribu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww