Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
23 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
3
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
14 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
4
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
14 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
5
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
Politik
14 jam yang lalu
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
14 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire

Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM di Nabire
NM, komandan KKB OPM wilayah Mee Pago Kodap 29. (sindonews.com)
Kamis, 23 Januari 2020 09:16 WIB
JAYAPURA - Operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri di Pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua, Senin (20/1/2020), berhasil menembak mati pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM.

Dikutip dari sindonews.com, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan jabatan sebagai komandan operasi umum di Wilayah Mee Pago Kodap 29.

''Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya,'' kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (23/1/2020).

Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan (bama), senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.

''Keberadaan NM di Kab Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka untuk membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,'' timpalnya.

Sementara jenazah pelaku NM telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Untuk barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal barang bukti yang diamankan antara lain, satu pucuk senjata panjang rakitan, satu handphone, sejumlah amunisi, buku tabungan Bank Papua dua buah, buku catatan dan uang sebesar Rp500 ribu.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww