Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
15 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
20 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
19 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
20 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
20 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
19 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI

Begini Kronologis Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM

Begini Kronologis Tim TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM
NM, komandan KKB OPM wilayah Mee Pago Kodap 29. (sindonews.com)
Kamis, 23 Januari 2020 09:37 WIB
JAYAPURA - Tim gabungan TNI-Polri menembak mati komandan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Mee Pago Kodap 29 berinisial NM, Senin (20/1/2020).

Dikutip dari sindonews.com, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan, NM ditembak mati dalam operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri di pantai Nusi, Kampung Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua.

''Karena jabatannya di KKB tersebut, maka NM memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya,'' kata Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (23/1/2020).

''Kronologis operasi penangkapan tersebut yaitu pada Senin 20 Januari 2020 pukul 04.00 WIT, Tim gabungan TNI-Polri dari Nabire bergerak menuju Kampung Nifasi area pantai Nusi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire untuk melaksanakan penangkapan terhadap pelaku KKB yang diduga berada di daerah tersebut,'' jelas Ahmad Musthofa Kamal.

Lalu, pukul 06.00 WIT, tim tiba di pantai Nusi dan langsung melakukan pengecekan di lokasi yang akan dijadikan tempat transaksi jual beli senjata api, sesuai hasil penyelidikan.

Pada pukul 08.50 WIT, tim gabungan TNI-Polri Nabire melihat bahwa tersangka bersama dua orang lainnya menggunakan mobil bergerak dari arah pantai Nusi hendak menuju kearah Kota Nabire.

Kemudian, lanjut Kabid Humas, sekitar pukul 09.00 WIT, tim mengikuti mobil pelaku dan langsung melakukan penangkapan dengan cara penghadangan terhadap mobil NM.

Tim menggunakan dua unit mobil satu unit mobil melakukan penghadangan dari arah belakang, dan satu unit mobil lainnya melakukan penghadangan dari arah depan mobil tersangka

''Pada saat penangkapan di TKP, tim dari gabungan TNI-Polri Nabire sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun pelaku tidak menghiraukannya dan setelah itu tim melihat dua orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah bukit, sedangkan satu orang yang hendak melarikan diri ke arah semak-semak berhasil dilumpuhkan oleh tim gabungan TNI-Polri Nabire dengan luka tembak bagian pinggang. Dari kejadian tersebut pelaku dengan inisial NM meninggal dunia (MD) karena luka tembak,'' tandas Kabid Humas.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww