Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
Peristiwa
18 jam yang lalu
Demo terkait Covid-19 di Jerman Memakan Korban
2
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Internasional
18 jam yang lalu
AS Borong 300 Juta Dosis Vaksin Covid-19
3
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
Kesehatan
16 jam yang lalu
Buntut dari Bertambahnya Jumlah Tenaga Medis RSUD AWS Positif Covid-19
4
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
Hukum
17 jam yang lalu
Aturan MA, Korupsi di Atas Rp100 Miliar bisa Dipidana Seumur Hidup
5
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
GoNews Group
15 jam yang lalu
Heboh Daging Kurban Bergerak Sendiri, Begini Penjelasan Direktur Halal Research Center UGM
6
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara
MPR RI
6 jam yang lalu
Laut Cina Selatan Memanas, Wakil Ketua MPR : Perkuat Pertahanan Negara

Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah, 6 Tewas dan 3 Hilang

Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah, 6 Tewas dan 3 Hilang
Kerusakan akibat banjir di Tapanuli Tengah. (BNPB/sindonews.com)
Rabu, 29 Januari 2020 15:17 WIB
TAPANULI TENGAH - Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, bertambah menjadi 6 orang dan korban hilang 3 orang.

Dikutip dari sindonews.com, data tersebut berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah pada Rabu (29/1/2020) siang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo menjelaskan, banjir di Tapanuli Tengah terjadi sejak Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 01.00 WIB akibat luapan Sungai Aek Sirahar setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Banjir dengan ketinggian sekitar 2 hingga 2,5 meter itu merendam empat kecamatan di Tapanuli Tengah. Atas bencana banjir tersebut BPBD Tapanuli Tengah telah menyatakan status tanggap darurat selama 7 hari terhitung sejak tanggal 29 Januari 2020.

Saat ini BPBD Tapanuli Tengah telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan unsur TNI/Polri untuk melakukan evakuasi dan melakukan pendataan kerugian material yang ditimbulkan.

Selain itu tim gabungan juga mendirikan posko pengungsian, dapur umum, fasilitas kesehatan dan terus melakukan pencarian kepada warga yang diduga hanyut oleh aliran banjir. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww