Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
Olahraga
23 jam yang lalu
Patricia dan Kiarra Raih Emas Kedua, Keane Cetak Hattrick
2
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
Politik
8 jam yang lalu
Tegas! Demokrat Tutup Pintu Amandemen UUD dan Dekrit Perpanjangan Jabatan Jokowi
3
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
Politik
21 jam yang lalu
Dimana Sebenarnya Gerindra dalam Wacana Jokowi 3 Periode?
4
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Kemendagri Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Humas Pemerintah
5
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
Olahraga
7 jam yang lalu
Juara Nan Quan Senior Putri Itu Tenyata Seorang Dokter
6
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran
Nasional
10 jam yang lalu
Sampah dan Limbah B3 masih Jadi Soal, PKS Sesalkan Pengurangan Anggaran

Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah, 6 Tewas dan 3 Hilang

Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah Bertambah, 6 Tewas dan 3 Hilang
Kerusakan akibat banjir di Tapanuli Tengah. (BNPB/sindonews.com)
Rabu, 29 Januari 2020 15:17 WIB
TAPANULI TENGAH - Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, bertambah menjadi 6 orang dan korban hilang 3 orang.

Dikutip dari sindonews.com, data tersebut berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah pada Rabu (29/1/2020) siang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo menjelaskan, banjir di Tapanuli Tengah terjadi sejak Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 01.00 WIB akibat luapan Sungai Aek Sirahar setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Ads

Banjir dengan ketinggian sekitar 2 hingga 2,5 meter itu merendam empat kecamatan di Tapanuli Tengah. Atas bencana banjir tersebut BPBD Tapanuli Tengah telah menyatakan status tanggap darurat selama 7 hari terhitung sejak tanggal 29 Januari 2020.

Saat ini BPBD Tapanuli Tengah telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan unsur TNI/Polri untuk melakukan evakuasi dan melakukan pendataan kerugian material yang ditimbulkan.

Selain itu tim gabungan juga mendirikan posko pengungsian, dapur umum, fasilitas kesehatan dan terus melakukan pencarian kepada warga yang diduga hanyut oleh aliran banjir. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww