Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
19 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
2
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
22 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
3
Dua Petani di Poso Tewas Tertembak, Komisi III DPR Desak Polri Segera Mengusut Tuntas
Hukum
24 jam yang lalu
Dua Petani di Poso Tewas Tertembak, Komisi III DPR Desak Polri Segera Mengusut Tuntas
4
Sedang Berlangsung, Gubernur Anies Umumkan Kelanjutan status PSBB di DKI Jakarta
Pemerintahan
24 jam yang lalu
Sedang Berlangsung, Gubernur Anies Umumkan Kelanjutan status PSBB di DKI Jakarta
5
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
Peristiwa
24 jam yang lalu
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
6
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta
GoNews Group
21 jam yang lalu
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta

Polisi Tembak Warga karena Geber Motor Saat Ditegur Usai Antar Pacar Dini Hari

Polisi Tembak Warga karena Geber Motor Saat Ditegur Usai Antar Pacar Dini Hari
Ilustrasi penembakan. (int)
Selasa, 04 Februari 2020 20:14 WIB
BATAM - Seorang anggota polisi berinisial FE diduga menembak warga sipil berinisial RZ, di kawasan Baloi Ditpam, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Ahad (2/2/2020) dini hari.

Dikutip dari kompas.com, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, FE sudah diperiksa Propam Polda Kepri terkait penembakan tersebut.

''Benar, kejadian itu benar adanya dan oknum polisi tersebut saat ini sedang jalani pemeriksaan di Propam Polda Kepri,'' kata Harry di Mapolda Kepri, Selasa (4/2/2020).

Siap Bertanggung Jawab

Dikatakannya, dari proses pemeriksaan awal, pelaku FE mengakui atas apa yang telah diperbuatnya. 

FE juga siap mempertanggungjawabkan atas apa yang telah diperbuatnya.

''Informasi terakhir FE dalam waktu dekat ini akan menjalani proses hukum,'' jelasnya.

Hanya saja Harry enggan menjelaskan secara detail kronologi kejadiannya.

Bahkan Harry juga mengaku sampai saat ini belum menerima laporan dari petugas di lapangan terkait korban.

''Mungkin itu saja ya, untuk korban kami juga belum mendaptkan laporannya dari petugas di lapangan,'' pungkasnya.

Sempat Cekcok

Informasi yang dikumpulkan Kompas.com di lapangan menyebutkan, sebelum akhirnya terjadi tembakan, korban dan pelaku sempat cekcok di kawasan Baloi Ditpam. 

Lokasi cekcok keduanya berdekatan dengan asrama polisi.

Saat itu korban baru saja mengantar pacar ke kos-kosannya. 

Kos pacar korban tersebut bersebelahan dengan rumah oknum polisi tersebut.

Karena tidak terima ditegur pelaku, korban menggeber sepeda motornya di depan pelaku. 

Saat itulah pelaku spontan mengeluarkan senjata dan menembak korban hingga mengalami luka di bagian jari tangannya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww