Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
Umum
24 jam yang lalu
Sanksi Memperlambat Layanan Kependudukan, Mulai dari Denda Jutaan Rupiah hingga Sanksi Sosial
2
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
Peristiwa
23 jam yang lalu
Jasadnya Ditemukan di Kandang Buaya, Wanita Cantik Ini Dibunuh Usai Bersetubuh 2 Kali dengan Pelaku
3
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
Peristiwa
22 jam yang lalu
Awal Cuti Bersama, Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Jakarta-Cikampek
4
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
Hukum
21 jam yang lalu
Lebih dari 10 Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Bermassa 4 Ribuan
5
Permintaan 'Staycation' Meningkat meski Pandemi
Ekonomi
22 jam yang lalu
Permintaan Staycation Meningkat meski Pandemi
6
Ternyata Masih Ada Tujuh Lagi Pemain Keturunan Yang Masih Diincar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Ternyata Masih Ada Tujuh Lagi Pemain Keturunan Yang Masih Diincar

Polisi Tembak Warga karena Geber Motor Saat Ditegur Usai Antar Pacar Dini Hari

Polisi Tembak Warga karena Geber Motor Saat Ditegur Usai Antar Pacar Dini Hari
Ilustrasi penembakan. (int)
Selasa, 04 Februari 2020 20:14 WIB
BATAM - Seorang anggota polisi berinisial FE diduga menembak warga sipil berinisial RZ, di kawasan Baloi Ditpam, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Ahad (2/2/2020) dini hari.

Dikutip dari kompas.com, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, FE sudah diperiksa Propam Polda Kepri terkait penembakan tersebut.

''Benar, kejadian itu benar adanya dan oknum polisi tersebut saat ini sedang jalani pemeriksaan di Propam Polda Kepri,'' kata Harry di Mapolda Kepri, Selasa (4/2/2020).

Siap Bertanggung Jawab

Dikatakannya, dari proses pemeriksaan awal, pelaku FE mengakui atas apa yang telah diperbuatnya. 

FE juga siap mempertanggungjawabkan atas apa yang telah diperbuatnya.

''Informasi terakhir FE dalam waktu dekat ini akan menjalani proses hukum,'' jelasnya.

Hanya saja Harry enggan menjelaskan secara detail kronologi kejadiannya.

Bahkan Harry juga mengaku sampai saat ini belum menerima laporan dari petugas di lapangan terkait korban.

''Mungkin itu saja ya, untuk korban kami juga belum mendaptkan laporannya dari petugas di lapangan,'' pungkasnya.

Sempat Cekcok

Informasi yang dikumpulkan Kompas.com di lapangan menyebutkan, sebelum akhirnya terjadi tembakan, korban dan pelaku sempat cekcok di kawasan Baloi Ditpam. 

Lokasi cekcok keduanya berdekatan dengan asrama polisi.

Saat itu korban baru saja mengantar pacar ke kos-kosannya. 

Kos pacar korban tersebut bersebelahan dengan rumah oknum polisi tersebut.

Karena tidak terima ditegur pelaku, korban menggeber sepeda motornya di depan pelaku. 

Saat itulah pelaku spontan mengeluarkan senjata dan menembak korban hingga mengalami luka di bagian jari tangannya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww