Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
19 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
18 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
18 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara

Polisi Tembak Warga karena Geber Motor Saat Ditegur Usai Antar Pacar Dini Hari

Polisi Tembak Warga karena Geber Motor Saat Ditegur Usai Antar Pacar Dini Hari
Ilustrasi penembakan. (int)
Selasa, 04 Februari 2020 20:14 WIB
BATAM - Seorang anggota polisi berinisial FE diduga menembak warga sipil berinisial RZ, di kawasan Baloi Ditpam, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Ahad (2/2/2020) dini hari.

Dikutip dari kompas.com, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, FE sudah diperiksa Propam Polda Kepri terkait penembakan tersebut.

''Benar, kejadian itu benar adanya dan oknum polisi tersebut saat ini sedang jalani pemeriksaan di Propam Polda Kepri,'' kata Harry di Mapolda Kepri, Selasa (4/2/2020).

Siap Bertanggung Jawab

Dikatakannya, dari proses pemeriksaan awal, pelaku FE mengakui atas apa yang telah diperbuatnya. 

FE juga siap mempertanggungjawabkan atas apa yang telah diperbuatnya.

''Informasi terakhir FE dalam waktu dekat ini akan menjalani proses hukum,'' jelasnya.

Hanya saja Harry enggan menjelaskan secara detail kronologi kejadiannya.

Bahkan Harry juga mengaku sampai saat ini belum menerima laporan dari petugas di lapangan terkait korban.

''Mungkin itu saja ya, untuk korban kami juga belum mendaptkan laporannya dari petugas di lapangan,'' pungkasnya.

Sempat Cekcok

Informasi yang dikumpulkan Kompas.com di lapangan menyebutkan, sebelum akhirnya terjadi tembakan, korban dan pelaku sempat cekcok di kawasan Baloi Ditpam. 

Lokasi cekcok keduanya berdekatan dengan asrama polisi.

Saat itu korban baru saja mengantar pacar ke kos-kosannya. 

Kos pacar korban tersebut bersebelahan dengan rumah oknum polisi tersebut.

Karena tidak terima ditegur pelaku, korban menggeber sepeda motornya di depan pelaku. 

Saat itulah pelaku spontan mengeluarkan senjata dan menembak korban hingga mengalami luka di bagian jari tangannya.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww