Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
Ekonomi
4 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
10 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
5
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
11 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
6
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan
Peristiwa
11 jam yang lalu
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan

WhatsApp Anda Mungkin Kena Sadap, Ini Tanda-tandanya

WhatsApp Anda Mungkin Kena Sadap, Ini Tanda-tandanya
Ilustrasi. (int)
Sabtu, 08 Februari 2020 21:33 WIB
JAKARTA - Belakangan ini marak terjadi penyadapan WhatsApp. Karena itu, bagi Anda pengguna aplikasi WhatsApp perlu lebih waspada.

Dikutip dari kompas.com, berdasarkan penjelasan dari dosen Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNS, Nurcahya Pradana Taufik Prakisya, ada beberapa ciri-ciri WhatsApp yang sedang disadap:

1. Pesan terbaca padahal Anda tidak pernah membukanya

Nurcahya menjelaskan, bila Anda merasa Anda belum membaca pesan seseorang tapi pada notifikasi pesan diterima sudah hilang, Anda patut curiga.

''Perhatikan secara seksama apakah itu terjadi hanya satu waktu atau berulang kali,'' katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Apabila setiap pesan Anda tiba tiba sudah terbaca, bisa jadi itu karena pesan tersebut sudah dibaca oleh peretas.

2. Adanya akses browser tidak dikenal

Ia memaparkan, setiap kali Anda menggunakan WhatsApp Web pada sebuah web browser, riwayat aksesnya akan tampak pada halaman WhatsApp Web.

Untuk memantau riwayat tersebut, klik pada titik tiga di pojok kanan atas aplikasi, lalu pilih WhatsApp Web.

''Akan muncul sebuah halaman riwayat penggunaan WhatsApp Web Anda,'' katanya lagi.

Jika ada akses dari browser yang tidak dikenal, imbuhnya, kemungkinan peretas memanfaatkan fitur ini untuk menyadap percakapan Anda.

3. WhatSapp tiba-tiba logout

Whatsapp yang tiba-tiba logout atau keluar dengan sendirinya, artinya akun WhatsApp seseorang tersebut sudah berpindah ke perangkat lain.

Biasanya hal ini terjadi jika kode One Time Password atau OTP diberikan kepada pihak lain yang tidak diketahui identitasnya.

Pada dasarnya, satu akun WhatsApp hanya dapat digunakan pada satu perangkat mobile saja. Untuk berpindah perangkat, memerlukan OTP yang akan dikirim ke nomor pemilik akun.

''Jika ada yang berusaha memasukkan nomor Anda ke dalam sebuah perangkat baru, dan memiliki akses ke nomor telepon akun Anda, maka sepenuhnya percakapan WhatsApp Anda akan berpindah ke perangkat baru yang dimiliki orang yang tidak bertanggung jawab tersebut,'' terang dia.

Ia menekankan untuk tidak memberikan kode OTP tersebut kepada siapa pun.

4. Adanya aplikasi asing yang ter-install pada perangkat Anda

Nurcahya mengatakan, aplikasi asing yang dirasa tidak pernah Anda install namun tiba tiba muncul pada perangkat perlu diwaspadai.

''Bisa jadi aplikasi ini adalah media yang digunakan oleh peretas untuk menyadap percakapan whatsapp Anda,'' katanya lagi.

5. Adanya pesan yang dikirim tanpa sepengetahuan Anda

Selain itu, ciri-ciri lain yakni adanya pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp Anda tanpa diketahui sebelumnya.

Dapat dipastikan, katanya, WhatsApp Anda telah dikuasai oleh penyadap.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww