Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
Hukum
22 jam yang lalu
Diprotes Banyak Pihak, Bareskrim Polri Akan Cabut Status Tersangka 6 Laskar FPI yang Meninggal Dunia
2
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
Peristiwa
22 jam yang lalu
Bantah Iming-imingi Uang Rp 100 Juta untuk Kudeta, Jhoni Allen Akui KLB Butuh Biaya
3
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Usai Rendang Mendunia, Kini Rawon Sabet Posisi Pertama Sup Terenak se-Asia
4
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tak Tergoda Tawaran, Renan da Silva Tetap Bersama Bhayangkara FC
5
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
Hukum
21 jam yang lalu
Status Tersangka 6 Anggota Laskar FPI Sudah Dicabut, Ini Penjelasan Polri
6
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah

WhatsApp Anda Mungkin Kena Sadap, Ini Tanda-tandanya

WhatsApp Anda Mungkin Kena Sadap, Ini Tanda-tandanya
Ilustrasi. (int)
Sabtu, 08 Februari 2020 21:33 WIB
JAKARTA - Belakangan ini marak terjadi penyadapan WhatsApp. Karena itu, bagi Anda pengguna aplikasi WhatsApp perlu lebih waspada.

Dikutip dari kompas.com, berdasarkan penjelasan dari dosen Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNS, Nurcahya Pradana Taufik Prakisya, ada beberapa ciri-ciri WhatsApp yang sedang disadap:

1. Pesan terbaca padahal Anda tidak pernah membukanya

Ads

Nurcahya menjelaskan, bila Anda merasa Anda belum membaca pesan seseorang tapi pada notifikasi pesan diterima sudah hilang, Anda patut curiga.

''Perhatikan secara seksama apakah itu terjadi hanya satu waktu atau berulang kali,'' katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Apabila setiap pesan Anda tiba tiba sudah terbaca, bisa jadi itu karena pesan tersebut sudah dibaca oleh peretas.

2. Adanya akses browser tidak dikenal

Ia memaparkan, setiap kali Anda menggunakan WhatsApp Web pada sebuah web browser, riwayat aksesnya akan tampak pada halaman WhatsApp Web.

Untuk memantau riwayat tersebut, klik pada titik tiga di pojok kanan atas aplikasi, lalu pilih WhatsApp Web.

''Akan muncul sebuah halaman riwayat penggunaan WhatsApp Web Anda,'' katanya lagi.

Jika ada akses dari browser yang tidak dikenal, imbuhnya, kemungkinan peretas memanfaatkan fitur ini untuk menyadap percakapan Anda.

3. WhatSapp tiba-tiba logout

Whatsapp yang tiba-tiba logout atau keluar dengan sendirinya, artinya akun WhatsApp seseorang tersebut sudah berpindah ke perangkat lain.

Biasanya hal ini terjadi jika kode One Time Password atau OTP diberikan kepada pihak lain yang tidak diketahui identitasnya.

Pada dasarnya, satu akun WhatsApp hanya dapat digunakan pada satu perangkat mobile saja. Untuk berpindah perangkat, memerlukan OTP yang akan dikirim ke nomor pemilik akun.

''Jika ada yang berusaha memasukkan nomor Anda ke dalam sebuah perangkat baru, dan memiliki akses ke nomor telepon akun Anda, maka sepenuhnya percakapan WhatsApp Anda akan berpindah ke perangkat baru yang dimiliki orang yang tidak bertanggung jawab tersebut,'' terang dia.

Ia menekankan untuk tidak memberikan kode OTP tersebut kepada siapa pun.

4. Adanya aplikasi asing yang ter-install pada perangkat Anda

Nurcahya mengatakan, aplikasi asing yang dirasa tidak pernah Anda install namun tiba tiba muncul pada perangkat perlu diwaspadai.

''Bisa jadi aplikasi ini adalah media yang digunakan oleh peretas untuk menyadap percakapan whatsapp Anda,'' katanya lagi.

5. Adanya pesan yang dikirim tanpa sepengetahuan Anda

Selain itu, ciri-ciri lain yakni adanya pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp Anda tanpa diketahui sebelumnya.

Dapat dipastikan, katanya, WhatsApp Anda telah dikuasai oleh penyadap.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww