Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
18 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
19 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
20 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Novel Baswedan Dapat Penghargaan dari PM Malaysia

Novel Baswedan Dapat Penghargaan dari PM Malaysia
Novel Baswedan. (jawapos.com)
Selasa, 11 Februari 2020 20:40 WIB
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad akan memberikan penghargaan kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia Novel Baswedan.

Dikutip dari republika.co.id, PM Malaysia juga akan memberikan penghargaan kepada mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum dari Malaysia, almarhum Datuk Anthony Kevin Morais.

Penghargaan diserahkan, Selasa (11/2/2020) malam, di sela-sela peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF), sebuah yayasan internasional yang khusus dibentuk untuk pejabat anti-korupsi yang terkena dampak saat menjalankan tugas mereka, di Putrajaya.

Pembentukan lembaga dana internasional ini sejalan dengan apa yang dinyatakan dalam Konvensi PBB Menentang Korupsi (UNCAC), yaitu untuk memberikan perlindungan kepada pejabat anti-korupsi yang merupakan anggota dari Asosiasi Internasional Otoritas Anti-Korupsi (IAACA).

Sebelumnya pada 22 Januari 2019, selama Sidang Umum IAACA di Wina, Presiden IAACA Tan Sri Dr Ali Fetais Al-Marri mengumumkan bahwa dana tersebut akan dinamai sesuai dengan Perdana Menteri Malaysia ke-5, Tun Dr Mahathir Mohamad, untuk menghormati komitmennya dalam memerangi korupsi di Malaysia.

Di antara tamu yang rencananya hadir selama peluncuran di Putrajaya Marriot Hotel termasuk Koordinator Penduduk PBB, Stefan Priesner dan Martin Kreutner, perwakilan dari IAACA, bersama dengan Tun Dr Siti Hasmah Binti Hj Mohd Ali, Istri Perdana Menteri, Menteri Kabinet dan Kepala Lembaga Pemerintah.

Novel Baswedan ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya akan menerima penghargaan tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww