Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drawing Pembagian Grup Piala Menpora 2021 Digelar Pekan Depan
Sepakbola
14 jam yang lalu
Drawing Pembagian Grup Piala Menpora 2021 Digelar Pekan Depan
2
'Database' TNI-Polri Mengonfirmasi Seorang Korban Tewas di Baku Tembak di Mimika adalah Danton TPN OPM
Peristiwa
14 jam yang lalu
Database TNI-Polri Mengonfirmasi Seorang Korban Tewas di Baku Tembak di Mimika adalah Danton TPN OPM
3
Dibekukan OJK, Masyarakat Diminta tidak Gunakan 51 Pinjaman Online Ilegal Berikut Ini
Ekonomi
14 jam yang lalu
Dibekukan OJK, Masyarakat Diminta tidak Gunakan 51 Pinjaman Online Ilegal Berikut Ini
4
PSIS Sukses Rekrut 8 Pemain Yang Jadi Target
Sepakbola
13 jam yang lalu
PSIS Sukses Rekrut 8 Pemain Yang Jadi Target
5
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
Olahraga
11 jam yang lalu
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
6
Jokowi Cabut Perpres Miras, Fraksi PAN: Langkah Kongkrit Presiden Redam Polemik
Peristiwa
14 jam yang lalu
Jokowi Cabut Perpres Miras, Fraksi PAN: Langkah Kongkrit Presiden Redam Polemik

Novel Baswedan Dapat Penghargaan dari PM Malaysia

Novel Baswedan Dapat Penghargaan dari PM Malaysia
Novel Baswedan. (jawapos.com)
Selasa, 11 Februari 2020 20:40 WIB
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad akan memberikan penghargaan kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia Novel Baswedan.

Dikutip dari republika.co.id, PM Malaysia juga akan memberikan penghargaan kepada mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum dari Malaysia, almarhum Datuk Anthony Kevin Morais.

Penghargaan diserahkan, Selasa (11/2/2020) malam, di sela-sela peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF), sebuah yayasan internasional yang khusus dibentuk untuk pejabat anti-korupsi yang terkena dampak saat menjalankan tugas mereka, di Putrajaya.

Ads

Pembentukan lembaga dana internasional ini sejalan dengan apa yang dinyatakan dalam Konvensi PBB Menentang Korupsi (UNCAC), yaitu untuk memberikan perlindungan kepada pejabat anti-korupsi yang merupakan anggota dari Asosiasi Internasional Otoritas Anti-Korupsi (IAACA).

Sebelumnya pada 22 Januari 2019, selama Sidang Umum IAACA di Wina, Presiden IAACA Tan Sri Dr Ali Fetais Al-Marri mengumumkan bahwa dana tersebut akan dinamai sesuai dengan Perdana Menteri Malaysia ke-5, Tun Dr Mahathir Mohamad, untuk menghormati komitmennya dalam memerangi korupsi di Malaysia.

Di antara tamu yang rencananya hadir selama peluncuran di Putrajaya Marriot Hotel termasuk Koordinator Penduduk PBB, Stefan Priesner dan Martin Kreutner, perwakilan dari IAACA, bersama dengan Tun Dr Siti Hasmah Binti Hj Mohd Ali, Istri Perdana Menteri, Menteri Kabinet dan Kepala Lembaga Pemerintah.

Novel Baswedan ketika dikonfirmasi membenarkan dirinya akan menerima penghargaan tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww