Loading...    
           

85.000 Balita Tewas di Yaman Akibat Kurang Gizi

85.000 Balita Tewas di Yaman Akibat Kurang Gizi
Balita di Yaman. (bbc.com)
Sabtu, 24 November 2018 19:17 WIB
SYDNEY - Sebanyak 85.000 anak berusia di bawah lima tahun (balita) meninggal akibat kekurangan gizi akut di Yaman dalam tiga tahun, sejak April 2015 hingga Oktober 2018.

Dikutip dari suara.com, menurut Yayasan Save The Children, jumlah ini setara dengan seluruh populasi balita di Kota Birmingham, kota terbesar kedua di Inggris.

Save The Children, kelompok advokasi anak internasional mengatakan, perkiraan itu didasarkan pada laju mortalitas rata-rata akibat Malnutrisi Luar Biasa Akut, yang menurut PBB dialami lebih dari 1,3 juta anak-anak sejak koalisi pimpinan Saudi memerangi kelompok pemberontak Houthi di Yaman pada Maret 2015.

Tamer Kirolos, direktur Save The Children cabang Yaman, mengatakan, selain anak yang tewas akibat bom dan peluru, puluhan lainnya menderita kelaparan yang merenggut nyawa.

Perang dan blokade pimpinan Saudi terhadap Yaman, telah menciptakan krisis kemanusiaan paling buruk di dunia. Lebih dari 8 juta orang berisiko mengalami kelaparan.

Meningkatnya harga pangan dan turunnya nilai mata uang negara akibat perang saudara membuat lebih banyak keluarga berisiko kelaparan.

Badan amal yang berbasis di Inggris itu menyalahkan blokade karena membuat lebih banyak orang berisiko kelaparan, dengan pertempuran sengit terus-menerus di sekitar pelabuhan utama Hudaydah semakin memperparah situasi.***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Remaja Bunuh dan Bakar Pacar karena Cemburu, Berhubungan Intim Sebelum Dicekik
GoNews Kirim Foto Bugil karena Tergiur Gaji Rp5 Juta, 3 Wanita di Jatim Jadi Korban Pemerasan Siswa SMA
GoNews Semua Sekolah di Penang Diliburkan Akibat Asap Kiriman Sumatera
GoNews Terkait Revisi UU KPK, Laode Sebut Menkumham Berbohong Telah Diskusi dengan Dirinya dan Agus Rahardjo
GoNews Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku
GoNews Direktur KPK: Embahnya Korupsi Itu Parpol di DPR karena Miliki 2 Kewenangan
GoNews Pengamat Militer Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi, Begini Penjelasannya
GoNews Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
GoNews PT Pelni Buka Lowongan Kerja, Ini 10 Posisi yang Ditawarkan dan Tata Cara Pendaftarannya
GoNews Setelah Diprotes, Kemendag Akan Tambahkan Pasal Wajib Halal Daging Impor dalam Permendag 29/2019
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
wwwwww