Loading...    
           

Amy Melahirkan Sendirian di Penjara dalam Sel Terkunci

Amy Melahirkan Sendirian di Penjara dalam Sel Terkunci
Ilustrasi sel tahanan. (tribunnews)
Kamis, 13 Desember 2018 10:36 WIB
PERTH - Seorang narapidana bernama Amy, yang tengah menjalani hukuman di penjara wanita di Perth, Australia, melahirkan bayinya sendiria dalam sel tahanan yang terkunci.

''Staf kebidanan dan sipir mengawasi, dan berusaha mendukungnya melalui celah di pintu, tetapi tidak bisa memberikan dukungan fisik,'' ujar inspektur pemasyarakatan Neil Morgan, sperti dikutip dari liputan6.com yang melansir laman ABC Indonesia, Kamis (13/12/2018).

Laporan itu mengatakan, Amy disidangkan di pengadilan pada awal Januari lalu selama trimester akhir kehamilannya.

Ia diberikan keringanan bebas dengan jaminan tetapi tak bisa memenuhi persyaratan dan dibawa kembali ke tahanan. Dirinya kemudian dipindahkan ke Penjara Perempuan Bandyup di pinggiran timur laut Perth, pada 17 Februari.

Penjara ini dibuka pada tahun 1970 dan merupakan satu-satunya penjara perempuan, yang melayani semua tingkat klasifikasi keamanan, termasuk keamanan maksimum.

Pembunuh berantai Catherine Bernie termasuk di antara penghuninya yang paling terkenal. Laporan itu menemukan Amy dipindahkan ke sel yang sesak, di unit dua lantai, di lantai pertama.

Ia menghabiskan 22 hari kehamilannya, menerima perawatan medis dari staf penjara, dan dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan rawat jalan.

Persalinan Berat

Laporan itu mengatakan, ia menggunakan kata-kata yang menunjukkan ia gugup dan berpikir dirinya akan melahirkan.

Ia dibawa ke pusat kesehatan penjara untuk pemeriksaan, tetapi ketika ia ada di sana, perawat tak diberitahu tentang keluhan rasa sakit yang dideritanya. Hanya mengeluh kepada perawat bahwa dia sakit perut, tetapi membantah akan melahirkan.

Amy diberi parasetamol dan dibawa kembali ke selnya. Setengah jam kemudian, penjara masuk ke periode penguncian malam.

Pada pukul 18.30, Amy kembali memanggil-mangil petugas. Ia terlihat ''sangat tertekan'', menunjukkan tanda sedang dalam proses persalinan.

Selama satu jam berikutnya, seorang staf berbicara dengan Amy melalui pintu selnya. Tetapi staf kebidanan tak memeriksanya. Laporan itu menyalahkan ''prioritisasi, komunikasi dan pengambilan keputusan yang buruk''.

Laporan itu mengatakan bahwa kesulitan yang dirasakan Amy pada tahap ini sudah ''terdeteksi'' dan bahwa ia jelas membutuhkan bantuan.

Tetapi staf perawat hanya bisa berkomunikasi dengannya melalui pintu sel yang terkunci, karena satu-satunya orang dengan kunci selnya adalah seorang staf di gerbang, yang ditempuh dua hingga tiga menit berjalan kaki.

Lima menit kemudian, Amy melahirkan bayinya, sendirian, di dalam sel yang terkunci.

''Staf kebidanan dan sipir mengawasi, dan berusaha mendukungnya melalui celah di pintu tetapi tidak bisa memberikan dukungan fisik,'' kata ringkasan laporan itu.

''Ini jelas merupakan situasi berisiko tinggi bagi Amy dan anaknya.''

''Ia berada di dalam sel, tidak di lingkungan yang steril, dan tidak ada pemeriksaan perinatal standar untuk ibu dan bayi yang baru lahir tersedia.''

''Dan staf tidak akan bisa mengurus pertolongan pertama jika diperlukan.''***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Remaja Bunuh dan Bakar Pacar karena Cemburu, Berhubungan Intim Sebelum Dicekik
GoNews Kirim Foto Bugil karena Tergiur Gaji Rp5 Juta, 3 Wanita di Jatim Jadi Korban Pemerasan Siswa SMA
GoNews Semua Sekolah di Penang Diliburkan Akibat Asap Kiriman Sumatera
GoNews Terkait Revisi UU KPK, Laode Sebut Menkumham Berbohong Telah Diskusi dengan Dirinya dan Agus Rahardjo
GoNews Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku
GoNews Direktur KPK: Embahnya Korupsi Itu Parpol di DPR karena Miliki 2 Kewenangan
GoNews Pengamat Militer Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Negara Polisi, Begini Penjelasannya
GoNews Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
GoNews PT Pelni Buka Lowongan Kerja, Ini 10 Posisi yang Ditawarkan dan Tata Cara Pendaftarannya
GoNews Setelah Diprotes, Kemendag Akan Tambahkan Pasal Wajib Halal Daging Impor dalam Permendag 29/2019
GoNews Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoNews Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoNews 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoNews Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoNews Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoNews Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoNews Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoNews Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
wwwwww