Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
DPR RI
12 jam yang lalu
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
2
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
Politik
16 jam yang lalu
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
3
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
Peristiwa
20 jam yang lalu
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
4
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
DPR RI
15 jam yang lalu
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
5
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
6
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya

Ahsan/Hendra Juara All England Keduakalinya

Ahsan/Hendra Juara All England Keduakalinya
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menjuarai All England 2019. (kumparan.com)
Senin, 11 Maret 2019 07:08 WIB
BIRMINGHAM - Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menyabet juara All England 2019, setelah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik di final, yang berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, Ahad (10/3/2019) malam WIB.

Dikutip dari kumparan.com, ini merupakan gelar kedua bagi Ahsan/Hendra di All England, setelah sebelumnya sukses meraih juara pada 2014. Sekaligus mempertahankan tren juara ganda putra Indonesia seusai catatan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya dalam dua edisi sebelumnya.

Kalah di Gim Pertama

Kedua pasangan memulai gim pertama dengan persaingan ketat. Sempat tercipta skor imbang 4-4 dan 6-6. Setelah itu, Ahsan/Hendra kerap mengendalikan permainan reli, tetapi kehilangan poin gara-gara pukulan yang kerap keluar. Alhasil, Chia/Soh meraup lima poin beruntun untuk menutup interval dengan skor 11-6.

Momentum keunggulan tersebut terus dijaga Chia/Soh. Mereka bahkan meningkatkan tempo permainan sehingga memaksakan sejumlah kesalahan dari Ahsan/Hendra. Jarak melebar dari 16-9 sampai 19-11. Setelah mencatatkan game point lewat pukulan Indonesia yang membentur net, Chia/Soh menambah satu poin lagi demi mengunci kemenangan di gim pertama.

Bagi Ahsan/Hendra, inilah kali pertama mereka kehilangan gim di All England 2019. Ya, mereka selalu membukukan kemenangan secara straight dalam perjalanan menuju final.

Merespons kehilangan gim pertamanya di turnamen, Ahsan/Hendra langsung tancap gas dengan keunggulan 7-0. Chia/Soh sempat memberikan perlawanan dengan memangkas jarak dalam kedudukan 4-7 dan 5-9. Miskomunikasi Ahsan/Hendra dalam situasi reli 33 pukulan turut menambah poin untuk Malaysia. Namun, Ahsan/Hendra kembali fokus dengan merebut dua angka sekaligus menutup interval dengan kedudukan 11-6.

Keunggulan Indonesia terjaga selepas interval lewat kedudukan 14-19 dan 17-14. Di momen ini, grafik Ahsan/Hendra benar-benar melonjak. Tambahan empat angka yang didapatkan dengan memaksakan kesalahan-kesalahan pasangan Malaysia membuat gim kedua menjadi milik The Daddies.

Hendra benar-benar terlihat. Mereka mampu meminimalkan kesalahan, sementara pasangan Malaysia melakukan sejumlah blunder. Tercipta skor 11-8 buat Ahsan/Hendra saat interval.

Tak pernah lepas keunggulan dari tangan mereka selepas interval. Mulai dari 14-10 sampai 17-11. Kemudian, Ahsan/Hendra membukukan empat angka tambahan berbanding satu milik Malaysia demi menutup gim ketiga ini dengan kemenangan plus gelar juara. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww