Massa PDIP Serang dan Rusak Markas FPI Yogyakarta, Begini Kejadiannya Menurut Saksi

Massa PDIP Serang dan Rusak Markas FPI Yogyakarta, Begini Kejadiannya Menurut Saksi
Kaca mobil operasional FPI hancur setelah dirusak massa PDIP. (kumparan.com)
Senin, 08 April 2019 08:44 WIB
YOGYAKARTA - Sekelompok orang yang diduga massa PDIP menyerang dan merusak markas Front Pembela Islam (FPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)-Jawa Tengah di Jalan Yogya-Wates Kilometer 8, Padukuhan Ngaran Balecatur Gamping, Sleman, Ahad (7/4).

Dikutip dari kumparan.com, Anton Prabu, warga yang tinggal di komplek markas FPI, menuturkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu, Anton sedang menerima tamu di rumahnya. Ia kaget ketika tiba-tiba puluhan massa masuk ke area dalam kampung di mana terdapat markas FPI itu.

''Jam 11-an, tiba-tiba sudah banyak massa masuk sampai depan (markas FPI) lalu mulai merusak, tamu saya yang bawa anak juga syok dengan peristiwa mendadak itu,'' ujar Anton, Ahad (7/4).

Anton menuturkan, setidaknya satu unit mobil Jeep milik FPI yang dirusak massa sebelum akhirnya aksi massa itu berhasil dihalau aparat kepolisian.

''Saat itu, di area kampung (saat massa merangsek) hanya ada sekitar sepuluh orang warga saja, jadi benar-benar kaget,'' ujarnya.

Pihaknya menduga, massa simpatisan PDIP itu tengah dalam perjalanan untuk menghadiri kampanye akbar Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf DIY yang dilangsungkan di Alun-Alun Kulonprogo. Mereka berhenti saat melintasi depan padukuhan Ngaran, lalu menyerang markas FPI.

Kampanye TKD di Kulonprogo dihadiri ribuan relawan, simpatisan, kader dari sembilan partai pendukung Jokowi-Ma'ruf se-DIY untuk mengikuti kampanye terbuka itu.

''Alhamdullilah tak ada korban luka, tapi tak menyangka bakal seperti ini,'' ujarnya.

Bentrok nyaris kembali terjadi pada sore pasca-bubarnya acara kampanye terbuka di Kulonprogo. Simpatisan PDIP yang melakukan perjalanan pulang menuju arah Yogyakarta, lewat secara berkelompok melintasi Jalan Yogya-Wates Kilometer 8.

Saat rombongan simpatisan PDIP dalam jumlah besar melintas, sebagian kembali melempari arah markas FPI dari jalan raya.

Kondisi lalu lintas yang padat itu sempat memanas ketika para simpatisan PDIP lain ikut berhenti dan melempari arah markas FPI.

Namun ratusan polisi yang berjaga berhasil menghalau massa simpatisan agar kembali melanjutkan perjalanan. Lalu lintas berangsur normal meski jalan masuk kampung FPI tetap dijaga ketat kepolisian.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww