Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
2
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
22 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
3
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
22 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
4
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
21 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
5
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
21 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
6
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Internasional
18 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab

Wisatawan China Dicabuli Pemandu Jetski di Tengah Laut di Bali

Wisatawan China Dicabuli Pemandu Jetski di Tengah Laut di Bali
MT, pelaku pencabulan wisatawan China ditangkap polisi. (kumparan.com)
Jum'at, 26 April 2019 10:50 WIB
DENPASAR - Seorang wisatawan asal China berinisial SZ (20), melaporkan pemandu jetski berinisial MT (29) ke polisi. MT merupakan karyawan water sport di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Bali.

Dikutip dari pojoksatu.id, wanita yang bertempat tinggal sementara di salah satu hotel di kawasan Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, Bali, ini mengaku dilecehkan secara seksual oleh terlapor.

Dalam laporannya, SZ menuturkan, dugaan kasus pencabulan itu terjadi di perairan Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Selasa (23/4) sekitar pukul 11.30.

Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono mengatakan, kasus itu bermula saat SZ bermain water sport jetski dipandu terlapor MT.

Aksi pencabulan yang dilakukan pria berkepala pelontos itu terjadi di atas jetski di tengah laut.

''Ya aksi itu terjadi di tengah laut, di lokasi yang sepi,'' kata AKBP Benny Pramono di Polresta Denpasar, sebagaimana dilansir Radar Bali, Jumat (26/4).

Menurut Benny, saat berada di tengah laut, pelaku mencium bibir korban. Tidak sampai di situ, pelaku juga menarik tangan korban lalu memaksanya untuk memegang kemaluan pelaku.

Korban sempat menolak, namun pelaku malah mengancam korban. Merasa dilecehkan, korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polresta Denpasar.

Kini pelaku telah ditahan di Polresta Denpasar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

''Kami langsung menangkap pelaku di hari yang sama di perairan Tanjung Benoa. Yang pasti korban mengalami trauma akibat kejadian ini,'' tandas AKBP Benny Pramono.

Akibat tindakannya itu, pelaku dikenai pasal 289 dan atau 281 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.***

Editor:hasan b
Sumber:pojoksatu.id
Kategori:Ragam

wwwwww