Tentara Israel Tembak Warga Palestina yang Akan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa, Remaja Tewas dengan Peluru Menembus Jantung

Tentara Israel Tembak Warga Palestina yang Akan Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa, Remaja Tewas dengan Peluru Menembus Jantung
Komplek Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina. (liputan6.com)
Sabtu, 01 Juni 2019 19:24 WIB
RAMALLAH - Tentara Isreal menembak dua warga Palestina yang bermaksud menunaikan Shalat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Jumat (31/5/2019) siang waktu setempat.

Dikutip dari liputan6.com, seorang korban yang masih remaja, tewas akibat tembakan tersebut.

Media lokal mengidentifikasi korban bernama Abdullah Loay Ghaith yang berusia 16 tahun dari kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki Israel, sebagaimana dikutip dari situs Al Jazeera pada Sabtu (1/6/2019).

Menurut kantor berita Palestina WAFA, tentara Israel yang ditempatkan dekat Desa Salah Dar - Palestina di sebelah timur Betlehem, menembaki Ghaith.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan remaja itu terbunuh dengan peluru di dadanya yang telah menembus jantungnya.

Seorang warga Palestina yang lain, Mo'men Abu Tabish (21) terluka dan sedang dirawat di Rumah Sakit Beit Jala di Bethlehem. 

Pria Lain Ditembak Mati

Dalam insiden terpisah, seorang warga Palestina ditembak polisi Israel setelah diduga menikam dua orang Israel di kota tua Yerusalem Timur.

Sementara itu, menurut juru bicara kepolisian Israel Mickey Rosenfeld, terdapat dua warganya yang telah ditikam. Salah satu warga Israel yang ditikam berada dalam kondisi kritis sementara yang lain menderita luka serius.

''Unit polisi yang menanggapi di tempat kejadian melihat penyerang dengan pisau. Penyerang ditembak dan dibunuh oleh unit polisi,'' kata Rosenfeld.

Identitas warga Palestina yang ditembak mati karena penikaman belum diungkapkan, dan polisi Israel hanya menyebutkan usianya, yakni 19 tahun.

Serangan itu terjadi pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadhan. Polisi Israel  telah mengerahkan unit tambahan ke daerah itu karena  ribuan jamaah Muslim diperkirakan akan berkumpul di kompleks Masjid Al-Aqsa .

Pada Desember 2017, Presiden AS Donald Trump mengakui secara sepihak bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Langkah kontroversial tersebut mengundang kemarahan berbagai pihak.

Israel menegaskan bahwa seluruh Yerusalem adalah "ibu kota abadi dan tak terpisahkan", sementara para pemimpin Palestina menuntut sektor timur kota termasuk Masjid Al-Aqsa sebagai ibu kota negara masa depan mereka.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Diantar Pacar Tengah Malam dan Ngobrol Hingga Pukul 23.30 WIB, Biduan Ditemukan Tewas Waktu Subuh
GoNews Putrinya Minta Restu Menikah, Ayah Berikan Syarat Harus Bersedia Digauli, Begini Akibatnya
GoNews Pasca Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan, Polisi Buru Seorang Pimpinan Pengajian
GoNews Istri Polisi Hilang 2 Hari, Ditemukan Waka Polres dalam Kamar Hotel bersama Polisi Lain
GoNews Dicabuli Kakek dan Sepupu Sejak SMP, Siswi Kelas II SMA Ini Kini Hamil 6 Bulan
GoNews Bus Sinar Jaya dan Arimbi Tabrakan di Tol Cipali, 7 Penumpang Tewas, Ini Identitas Korban
GoNews Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
GoNews Militer Israel Bombardir Pemukiman Warga Palestina, 22 Muslim Wafat dan 66 Terluka
GoNews Dijadikan PSK buat Bayar Utang, Diracun Suami Saat Hamil 8 Bulan
GoNews Menteri Keuangan Terbitkan Aturan Baru Tentang Iuran BPJS Kesehatan
GoNews Kapolsek Cempa Bersimpuh di Hadapan Massa untuk Selamatkan Nyawa Pekerja Tambang
GoNews Ditusuk Suami Berkali-kali, Wanita Hamil Tua ke Rumah Sakit Sendirian dalam Kondisi Berdarah-darah
GoNews Habib Rizieq Perlihatkan Surat Pencekalan, Imigrasi Mengaku Belum Tahu
GoNews Istri Berlumuran Darah dalam Kamar Mandi, Suami Ditemukan Tergantung di Kebun
GoNews MUI Pusat Dukung Imbauan MUI Jatim Agar Pejabat Jangan Ucapkan Salam Semua Agama, Ini Alasannya
GoNews Memalukan, Anggota Fraksi PSI Lemparkan Dokumen RAPBD ke Lantai Saat Rapat, Mengaku Spontanitas
GoNews MA India Putuskan Umat Hindu Boleh Bangun Kuil di Tempat Berdirinya Masjid Berusia 450 Tahun
GoNews Mengaku Anggota TNI, Kuli Bangunan Berhasil Kuras 3 Janda Luar Dalam
wwwwww