Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
15 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
15 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
14 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
14 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
15 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
15 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa

Ayah, Ibu dan Anak di Dumai Riau Tewas Setelah Tersengat Listrik di Kamar Mandi

Ayah, Ibu dan Anak di Dumai Riau Tewas Setelah Tersengat Listrik di Kamar Mandi
Minggu, 16 Juni 2019 22:11 WIB
DUMAI - Bhabinkamtibmas Kelurahan Jaya Mukti Kota Dumai mendatangi TKP warga terkena setrum listrik di Jalan Kesuma Gg Sukaramai RT 22/Jaya Mukti pada Sabtu (15/6/2019).

Disampaikan oleh Paur Humas Polres Dumai Iptu Dedi Nofarizal, kunjungan dilakukan setelah tiga orang meninggal akibat tersengat listrik.

Kronologis bermula, ketika Sabtu (15/6) sekitar pukul 02.00 saat hujan deras.

Sebuah pelepah terdengar jatuh tepat di belakang kamar mandi korban bernama Muhiono (35).

Korban yang hendak memperbaiki bagian rumahnya yang tertimpa pelepah itu kesetrum listrik dan terlilit tali jemuran berbahan stainless steel.

"Nah, karena mendengar jeritan korban pertama, orangtuanya bernama Misro (55) mendatangi kamar mandi tersebut untuk menolong anaknya. Naas, beliau juga ikut tersengat hingga meninggal," ujar Paur.

Dilanjutkannya, ayah korban sebelum meninggal sempat berteriak sehingga memancing perhatian Misia (50) istrinya.

Misia yang langsung masuk ke dalam kamar mandi tersengat aliran listrik melalui air yang menggenangi kamar mandinya.

"Jadi, ketiga korban meninggal di tempat di sekitar kamar mandi rumahnya tersebut," sampainya.

Mendengar teriakan kedua orangtuanya tersebut, anak kedua mereka bernama Erwin dibantu adiknya bernama Supriadi berusaha menolong ketiga korban.

Namun, melihat sengatan listrik di kamar mandi, keduanya terlebih dahulu menggunakan sepatu dan alat yang tidak menghantarkan listrik.

Ketiga korban kemudian berhasil dikeluarkan dari kamar mandi dan dibawa ke rumah sakit. Namun sayang, ketiga korban tersebut tak dapat diselamatkan lagi.

"Saat dibawa ke rumah sakit, masih tersisa aliran listrik di tubuh korban," paparnya.

Maksud kedatangan Bhabinkamtibmas tersebut, lanjut Paur adalah untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut sekaligus mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

"Kami dari kepolisian juga ingin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban tersebut kepada keluarga ditinggalkan," pungkasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:pekanbaru.tribunnews.com
Kategori:Ragam

wwwwww