Peras Orangtua Siswa Bermodus Naik Kelas, Kepsek dan Guru Kena OTT Jaksa

Peras Orangtua Siswa Bermodus Naik Kelas, Kepsek dan Guru Kena OTT Jaksa
Ilustrasi pencabulan. (detik.com)
Minggu, 30 Juni 2019 17:08 WIB
PALANGKARAYA - Tim Kejaksaan Negeri Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala sekolah (Kepsek) dan dua guru salah satu SMP negeri di Jalan Temanggung Tilung, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (29/6).

Dikutip dari merdeka.com, ketiganya ditangkap karena diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah orangtua siswa, bermodus kenaikan kelas.

''OTT itu pada Sabtu (29/6) sekitar pukul 11.00 WIB dan mengamankan oknum Kepsek berinisial SA dan dua orang guru berinisial S dan R saat berada di ruang kerja Kepsek tersebut,'' kata Kepala Kejari Kota Palangka Raya Zet Tadung Allo melalui Kasi Intel Mahdi Suryanto, Sabtu (29/6)..

Usai kena OTT, ketiganya digiring ke kejaksaan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mahdi mengatakan, dari lokasi penangkapan tim berhasil mengamankan tiga buah amplop berisi uang pecahan Rp100 ribuan dengan jumlah Rp500 ribu dan totalnya Rp1,5 juta. Selain uang, tim juga berhasil mengamankan beberapa tas, handphone dan dokumen terkait dugaan kasus itu.

''Untuk dugaan sementara adalah pemerasan yang dilakukan oknum kepsek dan dua orang oknum guru di sekolah terhadap beberapa orang tua/wali murid dalam rangka kenaikan kelas anaknya,'' kata Madi.

Kasi Intel Kejari setempat menegaskan, perkara ini terus dilakukan pemeriksaan selama 1x24 jam guna mengetahui apakah oknum kepsek dan guru-guru tersebut, bersalah atau tidak sesuai laporan para orangtua murid yang merasa dirugikan dengan adanya hal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan itu juga nantinya apakah ketiga abdi negara itu bisa dikenakan tindak pidana, atau diserahkan ke Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) setempat nantinya pihak tim akan memberikan kabar kepada para awak media yang ingin mengetahui kejelasan dari apa yang dilakukan pihaknya pada hari ini.

''Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang yang diduga melakukan pemerasan tersebut. Kemudian ada tiga orangtua murid yang akan dilakukan pemeriksaan karena mereka yang melaporkan permasalahan ini, agar perkara tersebut jelas,'' tandas Mahdi.

Sementara itu, berdasarkan salah satu pengakuan orangtua murid yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa anaknya yang selama ini memiliki prestasi cukup baik, yakni 10 besar di kelasnya.

Ternyata anaknya yang sering tidak masuk, oleh pihak sekolah tidak dinaikkan kelas, karena menurut sekolah anaknya masuk zona merah.

Padahal anaknya itu tidak masuk karena sakit tipes dan ada surat keterangan sakit dari dokter.

''Nah untuk anak saya bisa naik kelas, orangtua murid diminta Rp500 ribu, nah di situ saya yang tidak terima,'' beber salah satu orangtua murid di sekolah tersebut dengan nada keras. Demikian seperti diberitakan Antara.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
GoNews Jaksa Sebut Menpora Lakukan Permufakatan Jahat dengan Asisten Pribadinya dan Staf Protokoler Kemenpora
GoNews Dosen UGM Tewas Gantung Diri di Teras Rumah, Diduga Ini Penyebabnya
GoNews Hilang di Malaysia, Gadis Remaja Disabilitas Asal Inggris Ditemukan Tanpa Busana dalam Hutan
wwwwww