Diprotes GP Ansor, Pengajian Ustaz Hanan Attaki di Tegal Dibatalkan, Ratusan Jamaah Sudah Hadir

Diprotes GP Ansor, Pengajian Ustaz Hanan Attaki di Tegal Dibatalkan, Ratusan Jamaah Sudah Hadir
Ratusan jamaah pengajian ustaz Hanan Attaki di halaman Hotel Bahari Inn, Ahad (7/7). (kumparan.com)
Minggu, 07 Juli 2019 19:28 WIB
TEGAL - Pengajian yang dijadwalkan di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Jawa Tengah, Ahad (7/7), batal dilaksanakan. Pengajian yang rencananya akan diisi ustaz kondang Hanan Attaki itu dibatalkan karena diprotes Gerakan Pemuda (GP) Ansor setempat.

Dikutip dari kumparan.com, informasi yang dihimpun PanturaPost menyebutkan, acara bertajuk 'Sharing Time' itu dijadwalkan mulai pukul 12.30 WIB, dengan diawali shalat Zuhur berjamaah. Namun, sejak pukul 11.00 WIB, ratusan jamaah sudah berbondong-bondong datang ke lokasi.

Menurut salah seorang peserta, Angga, sekitar pukul 12.00 WIB, ustaz Hanan Attaki, sudah tiba di lokasi. Namun, entah kenapa, setelah turun dari mobil, sang ustaz tidak masuk ke lokasi acara.

''Di sana, ustaz Hanan hanya melantunkan Alquran surat Ar-Rahman dan berdoa. Setelah itu masuk mobil dan keluar,'' kata dia.

Angga lantas melihat pengumuman dari panitia di grup WhatsApp. Katanya, GP Ansor disebut memprotes acara pengajian itu.

''Nah, pihak panitia melampirkan surat protes itu di grup (WhatsApp),'' katanya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Kota Tegal, Imam Kharomain, membenarkan pihaknya telah mengeluarkan surat tersebut. Namun, dia menolak disebut telah melarang acara pengajian.

''Yang kami tolak bukan pengajiannya. Tapi pematerinya,'' ucap dia saat dimintai konfirmasi PanturaPost.

Menurutnya, isi ceramah Hanan Attaki banyak yang kontroversial. Misalnya, kata Imam, dia pernah menyebut Nabi Musa as adalah 'premannya' para nabi.

''Itu kan tidak baik disampaikan dalam pengajian. Apalagi kepada generasi penerus kita yang masih awam terhadap agama,'' ungkapnya.

Imam menyatakan, tidak menurunkan anggota di lokasi acara. Setelah melayangkan surat protes itu, pihaknya langsung menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari panitia acara. PanturaPost sudah berusaha menghubungi nomor kontak panitia. Tapi belum direspons.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews TGPF Gagal Ungkap Penyerang Novel, KPK Minta Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta Baru
GoNews Pengacara TW Cambukkan Ikat Pinggang ke Jidat Hakim PN Jakpus yang Tengah Bacakan Putusan
GoNews Babi Hutan Berjalan di Atap Rumah Hebohkan Warga Banjarnegara, Begini Penampakannya
GoNews Ketahuan Hamil 4 Pekan, Ketua Rombongan 7 Kloter 38 Dipulangkan
GoNews Mini Bus Bermuatan 25 Penumpang Terjun ke Jurang di Jalan Lintas Sumatera, 4 Tewas
GoNews Cegah Penumpang KM Tidar Bunuh Diri, Kepala Stasiun Radio Pantai Tercebur ke Laut dan Hilang
GoNews Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoNews Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
wwwwww