Masyarakat Tanah Datar Dilarang Sembelih Sapi Betina Produktif

Masyarakat Tanah Datar Dilarang Sembelih Sapi Betina Produktif
Ilustrasi sapi betina. (liputan6.com)
Minggu, 04 Agustus 2019 11:49 WIB
BATUSANGKAR - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, melarang masyarakat di daerah itu menyembelih sapi betina produktif.

Dikutip dari liputan6.com, bagi yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan sanksi pidana. Larangan disertai sanksi tersebut dimaksudkan melindungi indukan dan populasi sapi betina di daerah itu.

''Kita akan memberikan sanksi berupa kurungan pidana dan denda berupa uang kepada warga yang memotong hewan ternak betina produktif tanpa izin dari pihak terkait,'' kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanah Datar, Varia Warvis, Sabtu (3/8).

Ia mengatakan hal itu dilakukan untuk melindungi populasi hewan betina produktif meliputi sapi, kerbau, domba, dan kambing. Ia mengaku untuk mengantisipasi pemotongan itu, pemda setempat telah bekerja sama dengan Polres Tanah Datar dan Padang Panjang dengan memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi itu disampaikan kepada seluruh pedagang ternak dan pembeli hewan kurban di setiap pasar ternak. Ada juga ada surat imbauan yang dikirim hingga ke nagari-nagari.

''Kami melibatkan dua jajaran Polres karena sebagian wilayah kerja Tanah Datar masuk ke dalam wilayah kerja Padang Panjang,'' katanya.

Ia mengatakan pemberian sanksi pidana bagi penyembelih ternak ruminansia (pemamah biak) telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, dengan kurungan pidana maksimal lima bulan. Ternak ruminansia yang boleh dipotong adalah ternak-ternak yang dinyatakan mandul.

Hal tersebut dibuktikan dengan surat keterangan status reproduksi dari dokter hewan, ternak sakit berat, dan untuk kepentingan semisal penelitian. ''Jangan sampai niat kita awalnya beribadah tapi berujung kepada pidana. Untuk berkurban kita juga harus mematuhi undang-undangnya,'' ujar Warvis.

Ia mengatakan untuk jumlah hewan kurban di Tanah Datar yang akan disembelih pada hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah tahun ini diperkirakan mencapai 4.000 ekor. Sementara populasi ternak sapi di Tanah Datar saat ini hanya sekitar 25 ribu ekor dan populasi ternak kerbau sekitar 5.000 ekor. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ketum PSSI Sudah Usulkan Stadion Riau Jadi Lokasi Piala Dunia U-20 ke FIFA, Ini Alasannya..
GoNews Suami Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair Meninggal Dunia
GoNews Dalam Draf Omnibus Law, Presiden Bisa Ubah UU Lewat PP, Mahfud MD: Mungkin Itu Keliru Ketik
GoNews Wanita 39 Tahun Nyaris Diperkosa Remaja Saat Tidur di Kamar Kos, Lolos karena Tarik Senjata Pelaku
GoNews Kakek 68 Tahun Dibui 2 Bulan karena Curi Karet 1,9 Kg, Jaksa Agung Akui Penegakan Hukum Belum Berikan Rasa Keadilan
GoNews Kenal di Medsos, 2 Gadis Remaja Dicabuli 2 Pria Pengangguran dalam Kamar Kos yang Sama
GoNews Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess
GoNews RUU Cilaka Hapus Upah Minimum Kabupaten/Kota
GoNews Kampungnya Terisolir, Ibu Hamil 3 Bulan yang Alami Pendarahan Terpaksa Ditandu 32 Kilometer Menuju Rumah Sakit
GoNews Tim Satgas Diminta Rahasiakan Draf Omnibus Law, Komisioner Ombudsman Mengaku Malu
GoNews Ketua KSPI: Dahsyat, Pak Jokowi Ingin Memiskinkan Kaum Buruh Indonesia
GoNews Komite Keselamatan Jurnalis Kecam Pemidanaan Jurnalis dengan UU ITE
GoNews 356 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terinfeksi Virus Corona, AS dan Kanada Evakuasi Warganya
GoNews Gadis 13 Tahun yang Mengaku Dihamili Bocah 10 Tahun Ternyata Korban Perkosaan Remaja
GoNews Korban Terinfeksi Virus Corona Meninggal di Prancis
GoNews Berdalih Selamatkan Pernikahan, Pria Ini Segel Kemaluan Istrinya Pakai Lem Super, Begini Akibatnya
GoNews Non Stop 18 Hari Tangani Pasien Virus Corona, Dokter Xu Hui Meninggal karena Kelelahan
GoNews Jenazah 12 Prajurit TNI Korban Heli MI-17 Sudah Dievakuasi, 10 Senjata Api Tak Ditemukan
wwwwww