Kerbau Kurban Mengamuk, Masuk Masjid dan Rumah Warga Serta Lukai 4 Orang Sebelum Dilumpuhkan 2 Tembakan

Kerbau Kurban Mengamuk, Masuk Masjid dan Rumah Warga Serta Lukai 4 Orang Sebelum Dilumpuhkan 2 Tembakan
Kerbau mengamuk tergolek setelah ditembak polisi. (detik.com)
Senin, 12 Agustus 2019 10:30 WIB
KUDUS - Seekor kerbau jantan yang akan disembelih sebagai hewan kurban di Masjid Baitussalam Dukuh Badonges, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Ahad (11/8) pagi, mengamuk sehingga melukai tiga orang warga.

Dikutip dari poskotaews.com, ketiga korban serudukan kerbau mengalami luka cukup serius sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus, untuk mendapatkan perawatan intensif. Ketiganya adalah Murni (60), Siti Aslamiyah (31) dan Sunti (51).

Polisi terpaksa melumpuhkan hewan kurban itu dengan dua kali tembakan.

Budiono, panitia kurban Masjid Baitussalam menjelaskan, satu dari empat kerbau yang akan disembelih terlepas dari ikatannya. Lepasnya kerbau terjadi saat akan diturunkan dari mobil pikap. ''Baru akan diturunkan dari mobil pikap, mendadk kerbau itu lepas dan lari,'' ucapnya .

Kerbau sempat masuk ke Masjid Baitussalam dan rumah penduduk sekitar. Sejumlah barang milik panitia dan warga sekitar pun rusak. Tak hanya itu, beberapa unit motor dan peralatan rumah tangga pun ikut rusak karena diterjang kerbau.

''Kalau tidak salah ada tiga sampai empat orang yang juga kena seruduk sampai terluka,'' jelasnya.

Usai menyeruduk korban, kerbau itu berjalan ke barat menuju Desa Golantepus hingga Desa Hadiwarno. Kerbau marah itu akhirnya dilumpuhkan oleh aparat kepolisian dengan dua kali tembakan.

Suyono, Panitia Korban Masjid Baitussalam menambahkan, kerbau mungkin mengamuk karena kaget dilihat banyak warga. ''Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Semoga ke depan tidak ada lagi kejadian semacam ini,'' tandasnya.

Sementara Saiful Anas, Humas RSUD dr Loekmono Hadi Kudus membenarkan bahwa ada tiga orang korban serudukan kerbau di Tenggeles yang tengah dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi.

Dituturkannya, korban mengalami luka yang cukup parah, sehingga harus menjalani perawatan intensif.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
wwwwww