Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
19 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
2
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
6 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
3
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
4
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
5
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
6 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
6
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
5 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi

Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih

Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
Presiden Joko Widodo menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada Paskibraka Salma El Mutafaqqiha di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). (liputan6.com)
Sabtu, 17 Agustus 2019 14:04 WIB
JAKARTA - Cucu Jenderal Sudirman, Ganang Priyambodo Sudirman, mengaku sedih dan kecewa melihat rendahnya penghargaan negara terhadap para veteran pejuang kemerdekaan Indonesia.

Seperti dikutip dari okezone.com, salah satu buktinya, kata Ganang, para veteran itu tidak berada pada tempat duduk paling depan atau VIP saat upacara perayaan HUT kemerdekaan di halaman Istana Merdeka.

''Veteran kita yang masih hidup sekarang sudah sepuh dan jumlahnya sedikit. Saya ingin pada iven seperti 17 Agustus atau Hari Pahlawan, mbok veteran itu diberi tempat duduk VIP,'' kata dia saat berbincang di Resto Teras Istana Tower 2 Telkom, Jakarta.

Menurut dia, selama ini para veteran selalu mendapat tempat duduk di baris paling belakang saat perayaan kemerdekaan. Padahal, sambung Danang, bangsa Indonesia bisa merdeka karena pengorbanan para pejuang.

''Biarkan veteran itu menangis menikmati kemerdekaan ini. Semua berkat jasa-jasa mereka,'' tegasnya.

Danang menerangkan, para veteran berjuang untuk kemerdekaan Indonesia dengan biaya sendiri tanpa mengharapkan balasan apapun dari negara. Sehingga, selayaknya pemerintah mampu memuliakan veteran karena jasa-jasanya itu.

Danang pun mengungkapkan alasannya tak pernah menghadiri acara perayaan kemerdekaan di Istana. Kata dia, sebelum veteran mendapatkan barisan paling depan, maka selama itu dia tidak akan pernah menghadiri momen-momen sakral pengibaran bendera itu.

''Saya tidak akan bisa terima orang tua saya duduk di barisan belakang padahal Dubes bisa di depan. Mereka itu orangtua saya. Ini sudah saya sampaikan ke Presiden sejak zaman Megawati, SBY, sampai Pak Jokowi. Kalau veteran dimuliakan dengan duduk paling depan, saya akan menangis,'' ucapnya lirih.

Menurut dia, saat ini negara memang sudah bagus namun belum 100% sempurna karena pemerintah belum memuliakan para pejuangnya. Danang membenarkan bahwa pemerintah telah memberikan perhatian kepada veteran perang.

''Permintaan saya sebetulnya bukan itu. Kami keluarga pahlawan itu tidak minta itu. Kami cuma minta untuk dikaryakan saja,'' tandasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam

wwwwww