Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih

Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
Presiden Joko Widodo menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada Paskibraka Salma El Mutafaqqiha di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2019). (liputan6.com)
Sabtu, 17 Agustus 2019 14:04 WIB
JAKARTA - Cucu Jenderal Sudirman, Ganang Priyambodo Sudirman, mengaku sedih dan kecewa melihat rendahnya penghargaan negara terhadap para veteran pejuang kemerdekaan Indonesia.

Seperti dikutip dari okezone.com, salah satu buktinya, kata Ganang, para veteran itu tidak berada pada tempat duduk paling depan atau VIP saat upacara perayaan HUT kemerdekaan di halaman Istana Merdeka.

''Veteran kita yang masih hidup sekarang sudah sepuh dan jumlahnya sedikit. Saya ingin pada iven seperti 17 Agustus atau Hari Pahlawan, mbok veteran itu diberi tempat duduk VIP,'' kata dia saat berbincang di Resto Teras Istana Tower 2 Telkom, Jakarta.

Menurut dia, selama ini para veteran selalu mendapat tempat duduk di baris paling belakang saat perayaan kemerdekaan. Padahal, sambung Danang, bangsa Indonesia bisa merdeka karena pengorbanan para pejuang.

''Biarkan veteran itu menangis menikmati kemerdekaan ini. Semua berkat jasa-jasa mereka,'' tegasnya.

Danang menerangkan, para veteran berjuang untuk kemerdekaan Indonesia dengan biaya sendiri tanpa mengharapkan balasan apapun dari negara. Sehingga, selayaknya pemerintah mampu memuliakan veteran karena jasa-jasanya itu.

Danang pun mengungkapkan alasannya tak pernah menghadiri acara perayaan kemerdekaan di Istana. Kata dia, sebelum veteran mendapatkan barisan paling depan, maka selama itu dia tidak akan pernah menghadiri momen-momen sakral pengibaran bendera itu.

''Saya tidak akan bisa terima orang tua saya duduk di barisan belakang padahal Dubes bisa di depan. Mereka itu orangtua saya. Ini sudah saya sampaikan ke Presiden sejak zaman Megawati, SBY, sampai Pak Jokowi. Kalau veteran dimuliakan dengan duduk paling depan, saya akan menangis,'' ucapnya lirih.

Menurut dia, saat ini negara memang sudah bagus namun belum 100% sempurna karena pemerintah belum memuliakan para pejuangnya. Danang membenarkan bahwa pemerintah telah memberikan perhatian kepada veteran perang.

''Permintaan saya sebetulnya bukan itu. Kami keluarga pahlawan itu tidak minta itu. Kami cuma minta untuk dikaryakan saja,'' tandasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
wwwwww