Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
Ekonomi
23 jam yang lalu
Minta Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra, SPASI Surati Presiden
2
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
17 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
3
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
Olahraga
20 jam yang lalu
Pendaftaran Wartawan Peliput PON XX Papua Diperpanjang
4
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
Olahraga
19 jam yang lalu
Tim Catur Indonesia Patok Target Lolos ke Divisi Utama
5
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
Politik
16 jam yang lalu
Jelang Sidang Tahunan, MPR Gelar Rapid Test untuk Jurnalis
6
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat
Sepakbola
17 jam yang lalu
Pendiri Arema Bilang Arema FC Klub Rakyat

Demo di Kendari Ricuh, Seorang Mahasiswa Tewas, Peluru Menembus Dadanya

Demo di Kendari Ricuh, Seorang Mahasiswa Tewas, Peluru Menembus Dadanya
Mahasiswa bentrok dengan aparat keamanan di Kota Kendari, Kamis (26/9). (kumparan.com)
Kamis, 26 September 2019 17:07 WIB
KENDARI - Aksi demo mahasiswa menolak UU KPK hasil revisi dan pengesahan sejumlah RUU lainnya akhirnya memakan korban jiwa. Randi (22), mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) tewas saat demo ricuh di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9).

Dikutip dari kumparan.com, dari gambar yang diterima kendarinesia, terlihat dada korban berlubang tertembus peluru. Sampai sekarang korban masih berada di UGD Rumah Sakit Ismoyo atau RS Korem Kendari.

Salah satu rekan korban, Ariani membenarkan bahwa korban adalah Randi. Kesaksian mahasiswa lain yang tidak ingin diketahui identitasnya mengatakan Randi terkena tembakan di perempatan sekitar perempatan MTQ.

''Ia temanku ini. Randi anak Fakultas Pertanian UHO,'' ujar Ariani di RS Ismoyo.

Pantauan kendarinesia kerabat korban sudah mulai berdatangan di rumah sakit. Satu mahasiswa lagi yang belum terkonfirmasi identitasnya dikabarkan kritis di RS Bahteramas Kendari.

Meski sudah jatuh koban jiwa, bentrokan antara mahasiswa dan pihak keamanan terus berlangsung. Tembakan gas air mata dibalas dengan lemparan batu oleh mahasiswa.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww