Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
13 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
2
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
12 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
3
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
12 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
4
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
5
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
11 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
6
Kritikan Pedas Fahri dan Fadli ke Pemerintah Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan
Politik
12 jam yang lalu
Kritikan Pedas Fahri dan Fadli ke Pemerintah Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Syahrudin Tewas Ditembak Saat Menjaga Kios Dekat Bandara di Papua

Syahrudin Tewas Ditembak Saat Menjaga Kios Dekat Bandara di Papua
Ilustrasi jenazah. (dok)
Minggu, 29 September 2019 09:55 WIB
JAYAPURA - Seorang penjaga kios dekat Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, bernama Syahrudin, tewas ditembak, Sabtu (28/9). Dalam tiga hari belakangan sudah terjadi dua insiden penembakan terhadap warga sipil di Puncak.

Dikutip dari merdeka.com, Bupati Puncak, Williem Wandik mengatakan, jenazah Syahrudin sudah dibawa ke rumah sakit di Ilaga. Wandik mengimbau warga senantiasa waspada terhadap aksi penembakan yang dilakukan KSB.

''Warga sipil baik OAP maupun non OAP diminta waspada mengingat dalam sepekan sudah dua kali terjadi aksi penembakan yang merenggut tiga nyawa,'' kata Bupati Wandik, Antara (29/9), seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Kamis (26/9) dua tukang ojek ditembak KSB saat mereka melintas di jembatan gantung yang berada di kampung Amunggi, Distrik Ilaga Utara. Penembakan terhadap Sattiar alias Midung dan La Ode Alwi menyebabkan keduanya meninggal di tempat. Jenazah kedua tukang ojek sudah dievakuasi ke Makassar melalui Timika.

''Kedua tukang ojek ditembak kelompok separatis bersenjata (KSB) saat melintas di kawasan tersebut,'' kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura.

Peristiwa yang dialami kedua tukang ojek itu diketahui setelah warga melaporkannya ke Polsek Ilaga. Ketika ditanya tentang pelaku penembakan, Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap pelaku penembakan adalah KSB pimpinan Venny Murib.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww