Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
12 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
7 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
6 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
7 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
6
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
6 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan

Mendarat Saat Angin Kencang, Pesawat Bermuatan 183 Penumpang Patah dan Terbelah, 3 Tewas dan 179 Terluka

Mendarat Saat Angin Kencang, Pesawat Bermuatan 183 Penumpang Patah dan Terbelah, 3 Tewas dan 179 Terluka
Pesawat Pegasus patah terbelah tiga akibat tergelincir. (sindonews.com)
Kamis, 06 Februari 2020 11:56 WIB
ISTANBUL - Tiga orang tewas dan 179 terluka akibat tergelincirnya pesawat Pegasus Airlines di Bandara Sabiha Gokcen, Istanbul, pada Rabu (5/2) malam waktu setempat.

Dikutip dari sindonews.com, pesawat bermuatan 183 penumpang itu tergelincir sampai ke ujung landasan yang licin hingga patah dan terbelah menjadi tiga bagian.

Saat berbicara pada jurnalis di Provinsi Van, Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca menjelaskan tiga orang tewas setelah dibawa ke rumah sakit.

Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya sebelumnya menyatakan, pesawat itu membawa 177 penumpang dan enam kru dari Provinsi Izmir. Menurut dia, para korban terluka dirawat di 18 rumah sakit di wilayah itu.

''Pesawat tak dapat mendarat mulus di landasan karena kondisi cuaca buruk dan tergelincir sekitar 50-60 meter,'' papar Yerlikaya di bandara.

Pesawat jenis Boeing 737-86J itu terbelah menjadi tiga bagian setelah jatuh sekitar 30 hingga 40 meter di ujung landasan yang basah. Rekaman video menunjukkan pesawat mendarat dan terus dengan kecepatan tinggi hingga ujung landasan.

Menteri Transportasi Turki Cahit Turhan menjelaskan, sejumlah penerbangan yang menunggu untuk mendarat di Sabiha Gokcen dialihkan ke Bandara Istanbul.

Pegasus menyatakan pesawat tergelincir di landasan dan para penumpang sedang dievakuasi. Juru bicara perusahaan tidak memberikan rincian lebih lanjut.

NTV melaporkan pesawat berupaya mendarat dalam kondisi heavy tailwind meski dua penerbangan sebelumnya membatalkan pendaratan karena angin kencang tersebut. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww