Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
15 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
17 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
15 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
15 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
19 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kisruh PSSI

Pembekuan PSSI Dicabut, Hadiah Terindah bagi Pemain

Pembekuan PSSI Dicabut, Hadiah Terindah bagi Pemain
Logo PSSI dan Kemenpora. (net)
Senin, 29 Februari 2016 10:42 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Jika memang Pemerintah melalui Kemenpora benar-benar mencabut pembekuan PSSI, menurut Komisi X DPR-RI yang membidangi Olahraga, Pariwisata, Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai kado terindah bagi para pemain.

Para pemain diberbagai level kompetisi yang ada di tanah air seperti Indonesia Super league (ISL), Divisi utama Divisi Satu dan Liga Nusantara beberapa bulan terakhir nasibnya tak menentu setelah FIFA menjatuhkan sanksi 24 Mei 2015.

Sanksi diberikan setelah adanya intervensi dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dipimpin Imam Nahrawi.

Menpora mengeluarkan SK 01307 tetang pembekuan aktivitas PSSI. Kontan hal itu berdampak luas terhadap kelangsungan pembinanaan usai muda dan karir pesepak bola di tanah air.

Angin segar berhembus dari Istana Negara, Jakarta, pekan kemarin. Setelah melakukan pertemuan dengan Komite Ad-Hoc, Presiden Jokowi menginstruksikan Imam Nahrawi mengkaji pencabutan pembekuan PSSI.

"Komisi X sudah sejak lama menyarankan kepada pemerintah untuk segera menyelesaikan kemelut ini. Kita berharap dengan pecabutan pembekuan ini, liga segera bergulir dan tentunya ekonomi kreatif yang berhubungan dengan industri sepakbola pun akan hidup kembali," kata anggota Komisi X DPR-RI, Dadang Rusdiana kepada Legislatif.co (GoNews Group), Senin (29/2/2016).

Pencabutan pembekuan PSSI akan menjadi kabar baik bagi insan sepak bola yang selama ini hidup dalam ketidakpastian setelah berbulan-bulan lamanya karena Kemenpora dan PSSI tak juga berdamai.

Politisi senior asal Bandung ini menegaskan sepak bola merupakan olahraga yang populer di tanah air sehingga banyak sektor yang mengantungkan hidupnya dari perputaran kompetisi."Sepak bola adalah olahraga yg sangat populer di Indonesia sehingga tentunya ini (pencabutan pembekuan PSSI) hadiah terbaik Presiden Jokowi buat para pencinta sepakbola," ujarnya.

Namun demikian pencabutan pembekuan yang dilakukan oleh pemerintah harus simultan pula dengan reformasi yang harus dilakukan oleh PSSI untuk memperbaiki tata kelola sepak bola tanah air. ***

wwwwww