Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
15 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
19 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton
Wonderful Indonesia 2016

Sambut GMT, Rame-rame Gowes to Eclipse di Pontianak

Sambut GMT, Rame-rame Gowes to Eclipse di Pontianak
Ilustrasi sepeda santai. (net)
Rabu, 02 Maret 2016 13:46 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Tujuh hari lagi, Gerhana Matahari Total (GMT) bakal melintas di 12 Provinsi di daratan Indonesia. Apa pilihan orang untuk beramai-ramai dan bersantai sambil menikmati fenomena alam yang hanya terjadi dalam 350 tahun sekali di titik yang sama itu? Di Ibu Kota Kalbar, ada pilihan untuk Gowes to Eclipse Pontianak 2016.

Start dari Taman Digulis Jalan Ahmand Yani bersepeda sehat menuju BPAA-Lapan Pontianak. "Silakan, yang suka sepeda, yang ingin menyaksikan GMT sambil bersepeda sehat. Pasti seru ramai-ramai melihat GMT di alam terbuka," kata Menpar Arief Yahya yang terus mempromosikan gerhana matahari di Jakarta.

Acara ini diperkirakan bakal seru, bukan hanya perseorangan, warga di Kota Khatulistiwa itu saja. Namun pihak Kementerian Pariwisata, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Kalbar, Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kalbar hingga Lapan Pontianak semua akan meramaikan nonton bareng GMT.

Ide untuk gowes dan nonton bareng ini cukup sederhana, tetapi respons nya luar biasa. Orang butuh saling bercerita soal gerhana yang belum tentu ditemukan lagi itu. "Event besar dan atraksi utamanya kan sudah dibuatkan oleh Tuhan, yakni GMT-nya itu sendiri. Tinggal menambah sub event yang mudah, murah, meriah saja. Gowes bersama-sama itu bisa menjadi jawaban di Pontianak," sebut Menpar Arief Yahya yang didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara. Esthy Reko Astuti, Rabu (02/03/2016).

Masyarakat yang ikut berpartisipasi dijamin punya kesempatan untuk mendapatkan hadiah menarik. Dari mulai doorprize, hingga kuis GMT, semua disiapkan DPD Apersi Kalbar. “Akan ada kuis seputar GMT. Doorprize nya pun dijamin menarik. Hadiah kami yang tanggung,” papar  Ketua DPD Apersi Kalbar, Ramadan Djunaidi.

Lapan juga tak mau ketinggalan. Kepala BPAA-Lapan Pontianak, Muzirwan, mengaku siap memfasilitasi kalau ada yang berminat melihat Gerhana Matahari Total. Lapan telah mempersiapkan Teleskop Sky Rover, 180 buah kacamata khusus dan live video streaming dari berbagai daerah yang dilintasi GMT di seluruh Indonesia.

"Video streaming ini difasilitasi Kominfo. Masyarakat dapat menggunakan fasilitas itu. Kami juga mengundang 18 sekolah dan perguruan tinggi untuk mengedukasi masyarakat,” ungkap Muzirwan.

Antusiasme juga datang dari PHRI Kalbar. “Ada dua lokasi yang bisa melihat gerhana matahari total itu. Warga Ketapang dan Sukadana akan dapat menyaksikan gerhana matahari total sekitar dua menit. Jadi pasti kami support. Kami akan mendisplay Gowes to Eclipse Pontianak di setiap hotel dan restoran. Kalau ada tamu yang mau ikut, kami akan memfasilitasinya,” papar Ketua PHRI Kalbar, Yuliardi Qamal.

ASITA Kalbar tak mau ketinggalan. ASITA Kalbar mengajak segenap lapisan masyarakat untuk ikut sepeda santai. Kegiatan ini diawali dengan kumpul bersama di Taman Digulis, Untan sekitar pukul 05.00. “Kami juga sudah mengajak sejumlah komunitas sepeda di Pontianak untuk ikut berpartisipasi. Ini momen yang sangat tepat. Gerhana matahari dan juga libur nasional,” terang perwakilan ASITA Kalbar, Nugroho Hendray Eka Saputra. (*/dnl)

wwwwww