Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Terjaring Razia Preman, 8 Pria Tanpa Identitas Diangkut Petugas

Terjaring Razia Preman, 8 Pria Tanpa Identitas Diangkut Petugas
Polres Pelalawan, saat menggelar razia preman di Kota Pangkalan Kerinci.
Sabtu, 05 Maret 2016 12:08 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Delapan pria tanpa identitas terjaring dalam razia preman yang digelar Tim gabungan Polres Pelalawan. Beberapa titik di Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, menjadi sasaran petugas.

Dari keterangan Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga, melalui Paur Humas, IPDA M.Sijabat, Sabtu (5/3/2016), delapan pria tanpa identitas diangkut dan dibawa petugas ke Mapolres Pelalawan.

Dijelaskannya, razia preman dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Herman Pelani dengan melibatkan personil gabungan.

"Tim mulai bergerak menyisir Jalan Koridor Langgam. Satu persatu warung remang-remang dan tempat biliar di datangi petugas," ungkapnya.

Lanjut Sijabat, beberapa pegunjung diperiksa identitasnya saat kedapatan sedang minum tuak dan main biliar. Beberapa pria ditemukan tidak memiliki kartu identitas langsung diangkut ke mobil petugas.

"Razia dilanjutkan ke Jalan Lingkar Ujung, yang disebut-sebut banyak warung remang-remang. Petugas tidak menemukan adanya pasangan mesum," jelasnya.

Dua jam razia digelar, sebut Sijabat, delapan pria tanpa identitas berhasil terjaring. Sedangkan panti pijat dan warung remang yang juga menjadi target hasilnya nihil.

"Mereka yang terjaring rata-rata warga pendatang dari luar Riau. Mereka didata dan diberi arahan, selanjutnya diperbolehkan pulang dengan membuat surat pernyataan," pungkasnya.(***)

wwwwww